10 Saksi Dipanggil KPK, Lanjutan Kasus Dugaan Suap, Libatkan Tersangka Imam Nahrawi

Dalam kasus ini, Imam diduga telah menerima suap sebanyak Rp 14,7 miliar melalui staf pribadinya Miftahul Ulum selama rentang waktu 2014-2018.

10 Saksi Dipanggil KPK, Lanjutan Kasus Dugaan Suap, Libatkan Tersangka Imam Nahrawi
ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Imam Nahrawi. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - 10 saksi dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap penyaluran pembiayaan berskema bantuan pemerintah melalui Kemenpora pada KONI Tahun Anggaran 2018.

Kesepuluh saksi itu adalah Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Oyong Yanuar Asmara, staf bagian perencanaan KONI Twisyono.

Kemudian, Pelaksana Tugas Asisten Deputi IV Organisasi Prestasi Ahmad Arsani, pejabat penanda tangan surat perintah membayar (PPSM) Deputi IV Kemenpora Akbar Mia.

Kepala Bidang Hukum KONI Pusat Amir Karyatin, sekretaris tim verifikasi Cucu Sundara, karyawan PT BNI Esra Juni Hartaty Siburian dan Denim Martyan, serta Eny Purnawati.

"10 orang dipanggil jadi saksi untuk tersangka IMR (Imam Nahrawi)," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (23/10/2019).

Dalam kasus ini, Imam diduga telah menerima suap sebanyak Rp 14,7 miliar melalui staf pribadinya Miftahul Ulum selama rentang waktu 2014-2018.

Dalam rentang waktu 2016-2018, Imam juga diduga meminta uang senilai Rp 11,8 miliar.

Total penerimaan Rp 26,5 miliar tersebut diduga merupakan commitment fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan KONI kepada Kemenpora Tahun Anggaran 2018. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Panggil 10 Saksi Terkait Kasus Imam Nahrawi"

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved