14 Hari ke Depan, 66 Personel Polres Sragen Akan Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas Ini

Diawali dengan pengecekan pasukan oleh Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan dan jajaran Forkopimda apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2019 dimulai

14 Hari ke Depan, 66 Personel Polres Sragen Akan Tindak Tegas Pelanggar Lalu Lintas Ini
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan bersama Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno dan jajaran Forkopimda Kabupaten Sragen melakukan pengecekan personil 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Diawali dengan pengecekan pasukan oleh Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan dan jajaran Forkopimda apel gelar pasukan Operasi Zebra Candi 2019 dimulai.

Yimmy juga melakukan penyematan pita tanda dimulainya operasi kepada pasukannya.

Sebanyak 66 personil diterjunkan khusus untuk operasi candi yang akan mulai terlaksana hari ini hingga 14 hari kedepan, (23/10-05/11/2019).

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan Operasi Zebra Candi merupakan bentuk kesiapan dan tanggung jawab untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalulintas.

"Kami Polres Sragen meningkatkan kesadaran dan akan melakukan operasi penegakan hukum terkait dengan lalu lintas terutama yang bisa mengakibatkan kecelakaan," kata Yimmy, Rabu (23/10/2019).

Pihaknya akan 100 persen akan melakukan penegakkan hukum.

Yimmy mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi peraturan yang berlaku yang mengakibatkan fatalitas kecelakaan.

Mantan Karyawan Percetakan di Tegal Ini Spesialis Bikin STNK Palsu untuk Motor Curian

Hingga Oktober 2019, 3.167 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Jawa Tengah

Warga Kebumen Ini Tipu Bawa Kabur 10 Ekor Sapi di Purbalingga, Uangnya Untuk Bayar Utang

Hingga 5 November 2019, Ini Jenis Pelanggaran yang Diincar Polisi di Purworejo

Pelanggaran yang dimaksud seperti tidak memakai helm, mabuk-mabukan, melawan arus dan pengendara dibawah umur.

"Disatu sisi banyaknya hukum bukan sebuah prestasi ini berarti kesadaran berlalulintas terlalu rendah karena banyaknya pelanggaran," lanjut dia.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berlalulintas masyarakat walaupun tanpa pengawasan kepolisian.

Selain itu tentu pihaknya berharap melalui operasi ini dapat meminimalisir adanya kecelakaan.

Tempat dilakukannya Operasi Zebra Candi dipilih secara acak karena evaluasi selama 3 bulan terakhir banyak pelanggaran tersebar dibeberapa titik.

Perihal penertiban di sekolah-sekolah pihaknya lebih mengedepankan dari pihak sekolah terlebih dahulu, serta koordinasi dengan pemerintah terkait fasilitasnya.

"Jika pelanggaran dilakukan oleh pengendara di bawah umur akan dipanggilkan dari orang tua, kami hadirkan karena termasuk wujud tanggungjawab," lanjut Yimmy.

Adanya sistem zonasi diharapkan Yimmy sudah bisa membuat siswa-siswi berkurang menggunakan kendaraan sendiri dan menggunakan kendaraan umum atau diantar orang tua. (uti)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved