Cara Bupati Asip Dapatkan IPM Minimal 71 di Kabupaten Pekalongan

Pemkab Pekalongan menggelar focus group discussion (FGD) di Aula Lantai 1 Gedung Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (23/10/2019).

Cara Bupati Asip Dapatkan IPM Minimal 71 di Kabupaten Pekalongan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi memberikan sambutan FGD di Aula Lantai 1 Gedung Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (23/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Pemkab Pekalongan menggelar focus group discussion (FGD) di Aula Lantai 1 Gedung Setda Kabupaten Pekalongan, Rabu (23/10/2019).

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, IPM di Kabupaten Pekalongan masih rendah.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengupayakan untuk meningkatkannya.

"IPM Kabupaten Pekalongan masih di bawah Jawa Tengah dan nasional. Adanya FGD ini bagaimana cara meningkatkan IPM di Kabupaten Pekalongan," kata Bupati kepada Tribunjateng.com usai membuka FGD isu strategis kemiskinan.

Menurutnya, angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan sudah turun dan pihaknya akan terus membenahi yang menyangkut kemiskinan.

Pemkab, memiliki program andalan untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan IPM.

Yaitu Program Laboratorium Kemiskinan.

Selain itu juga dibutuhkan kekompakan dari berbagai stakeholder untuk menuju satu titik.

"Di bidang pendidikan, Pemkab akan terus membenahi. Terus menggelorakan gerakan 'Kudu' atau wajib sekolah."

"Sehingga nantinya tidak ada anak yang drop out (DO) sekolah."

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved