Kemenag Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Pancasila dan Negara Bangsa untuk Mahasiswa

Kementerian Agama mendorong perguruan tinggi untuk memperbanyak literasi seputar negara bangsa (nation state) dan Pancasila.

Kemenag Dorong Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Pancasila dan Negara Bangsa untuk Mahasiswa
ISTIMEWA
Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Ruchman Basori pada Pelatihan Literasi Pancasila Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah IAIN Surakarta, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SURAKARTA - Kementerian Agama mendorong perguruan tinggi untuk memperbanyak literasi seputar negara bangsa (nation state) dan Pancasila.

Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Ditjen Pendidikan Islam Kemenag, Ruchman Basori mengungkapkan, melemahnya pemahaman, penghayatan dan pengamalan Pancasila di kalangan generasi muda termasuk mahasiswa, menjadi persoalan serius.

Hal itu dikatakan Ruchman Basori pada Pelatihan Literasi Pancasila Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Dakwah IAIN Surakarta, di Pondok Pesantren Pancasila Sakti Klaten Jawa Tengah, Minggu (20/10/2019).

Ruchman Basori mengungkapkan, hasil penelitian tentang radikaisme sebuah lembaga survey, ada 25 persen  siswa dan 21 persen guru yang menganggap Pancasila tidak relevan lagi untuk bangsa Indonesia.

Sementara 39 persen mahasiswa terpapar paham radikalisme dan intoleransi.

“Data-data riset itu sangat mengkhawatirkan, karenanya Pelatihan Literasi Pancasila akan sangat bermanfaat agar mahasiswa dan santri memahami dengan benar sejarah, filosofi, dan nilai-nilai Pancasila sebagai idiologi bangsa”, kata Ruchman Basori melalui keterangan pers yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (23/10/2019).

Mantan Ketua I Senat Mahasiswa IAIN Walisongo ini berharap, agar calon-calon dai yang dihasilkan oleh Fakultas Dakwah di perguruan tinggi, memahami dengan benar Pancasila karena akan menjadi bekal membina umat untuk penguatan komitmen kebangsaan.

Dosen IAIN Surakarta, Nur Khafidz mengatakan, IAIN Surakarta menaruh perhatian serius tentang penguatan Pancasila terutama untuk calon-calon pemimpin bangsa yang kini sedang menimba ilmu pengetahuan di kampus.

Ia mengatakan, mahasiswa menjadi elemen penting dalam mendesiminasikan paham kebangsaan yang benar, salahsatunya dengan memperkuat literasi Pancasila.

Adapun, pelatihan diikuti oleh 200 mahasiswa dan santri digelar di Pondok Pesantren Pancasila Sakti Klaten Jawa Tengah.(*)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved