Breaking News:

Pelantikan Presiden Lancar, Bupati Tegal Apresiasi Pengamanan TNI-Polri

Bupati Tegal, Umi Azizah mengapresiasi TNI Polri jaga kondusivitas pelantikan presiden RI.

Istimewa
Bupati Tegal Umi Azizah memegang plakat penghargaan Kabupaten Peduli HAM di ruang kerja bupati. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal, Umi Azizah mengapresiasi TNI Polri dalam menjaga kondusifitas selama masa pemilihan hingga pelantikan presiden RI.

Keamanan negara, kata Umi, menjadi faktor penting pembangunan nasional dan daerah.

Terutama menyangkut investasi maupun penanaman modal.

Selain itu, kelancaran pelantikan presiden juga menandakan sinyal positif kesiapan pemerintah menarik investasi dari luar negeri.

“Tidak hanya di Jakarta, situasi keamanan di Kabupaten Tegal juga sangat kondusif. Banyaknya ucapan selamat di beranda media sosial mengindikasikan pelantikan Presiden Joko Widodo untuk periode yang kedua ini disambut baik publik masyarakat Kabupaten Tegal," ungkap Umi kepada Tribunjateng.com di ruang transit Gedung Setda, Rabu (23/10/2019).

BREAKING NEWS: Tawuran Pelajar SMK Tegal Libatkan Tiga Sekolah, Satu Pelajar Tertusuk

Penuhi Janji, DPRD Kabupaten Tegal Serahkan Aspirasi Aliansi Rakyat Tegal ke DPR RI

Bupati Tegal Umi Azizah Tinjau Dua Desa Terdampak Amukan Angin Puting Beliung

Pasca-pelantikan presiden, wakil presiden, dan penetapan menteri Kabinet Maju, Umi berharap, agar seluruh elemen masyarakat bisa benar-benar menyatu untuk visi dan cita-cita Indonesia Maju.

Terlebih untuk Jawa Tengah, lanjut Umi, oleh pemerintah pusat dijadikan sebagai pilot proyel nasional, provinsi dengan target pertumbuhan ekonomi rata-rata di atas 7 persen.

“Dengan kondisi masyarakatnya yang guyub rukun tentunya kita bisa bekerja, fokus mengejar apa yang menjadi target bersama," ujarnya.

Umi mencontohkan, pembangunan sumber daya manusia menjadi prioritas kebijakan nasional yang harus didukung pemerintah daerah, masyarakat dan pelaku usaha.

Sehingga, ujar Umi, implementasi program seperti penuntasan anak sekolah tidak hanya diterjemahkan sebagai kewajiban Pemda saja, juga bagi kalangan pelaku usaha melalui CSR-nya dalam bentuk beasiswa.

"Masyarakat juga harus bisa memotivasi, menciptakan iklim kondusif yang mendorong anak-anak untuk terus belajar, tidak putus sekolah," sambung Umi.

Kemudian perihal pengembangan SDM, Umi juga menyoroti masalah pengangguran di Kabupaten Tegal.

Menurut Umi, angka pengangguran di Kabupaten Tegal saat ini masih cukup tinggi, mencapai 8,45 persen.

“Ini menjadi PR kita bersama untuk memacu kompetensi calon tenaga kerja yang matching dengan pasar kerja, mendatangkan investasi yang membuka lebih banyak lapangan kerja dan itu memerlukan dukungan kenyamanan berinvestasi," pungkas Umi. (Tribunjateng/ Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved