Polres Brebes Ungkap Jaringan Penyalur TKI Ilegal

Polres Brebes mengungkap jaringan penyalur Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Zainal Arifin
Kasat Reskrim Polres Brebes, AKP Tri Agung Suryomicho, menginterogasi tersangka kasus penyaluran TKI ilegal dalam gelar perkara di Mapolres Brebes, Rabu (23/10/2019). 

"Ancaman pidananya 15 tahun penjara dan denda Rp 15 miliar," tegasnya.

Pengakuan Ida: Calon TKI Datang Sendiri

Ida Zarodah mengatakan tidak pernah mencari calon TKI.

"Saya tahunya kalau ada yang mau jadi TKI, saya antarkan ke Muhtadi. Prosedurnya bagaimana, saya tidak tahu," katanya.

Diakuinya, setiap calon TKI yang dibawanya dipungut biaya sebesar Rp 5 juta.

Uang tersebut diberikan kepada Muhtadi selaku penyalur TKI.

Dari setiap satu orang TKI, Ida menerima imbalan Rp 4 juta.

"TKI yang saya antarkan baru satu. Itu pun dia datang sendiri ke rumah dan minta diberangkatkan. Dari satu orang TKI, saya nerima imbalan Rp 4 juta dari Muhtadi," pungkasnya. (TRIBUN JATENG/ ZAINAL ARIFIN)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved