Senin, 1 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BREAKING NEWS : Satu Korban Dirawat di RS Tugurejo Akibat Semburan Api Kebakaran Rumah di Ngaliyan

Seorang warga Rt 08 Rw 02 Kelurahan Purwoyoso Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Sabar (41) mengaku pingsan saat mendapat kabar rumahnya ludes terbakar

Tayang:
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Catur waskito Edy
TRUBUNJATENG/SAIFUL MA'SUM
Kapolsek Ngaliyan, AKP R Justinus meninjau lokasi rumah terbakar di Purwoyoso Ngaliyan Kota Semarang, Kamis (24/10/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seorang warga Rt 08 Rw 02 Kelurahan Purwoyoso Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, Sabar (41) mengaku pingsan saat mendapat kabar rumahnya ludes terbakar.

Saat ditemui Tribunjateng.com, Sabar bercerita, saat itu dirinya sudah berangkat kerja sebagai tukang buruh pecah batu di sebuah tempat.

Ia lantas mendapat kabar sekiranya pukul 08.00 WIB via telephon bahwa rumahnya di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Purwoyoso Ngaliyan Kota Semarang habis dilahap api.

"(Saya) masih kerja di telephon tetangga rumah habis. Kaget dan pingsan tapi enggak lama terus pulang," terangnya, Kamis (24/10/2019).

Kondisinya terlihat semakin drop tatkala melihat sendiri rumah yang ia tinggali bersama keluarga dan ponakan ludes tanpa sisa.

Tidak hanya itu, ia mengaku hampir pingsan kembali saat diberitahu bahwa sang istri Sutini (45) terpaksa dilarikan ke RS Tugurejo karena mengalami luka bakar di bagian wajah dan lengan tangan usai terkena semburan api.

Pada mulanya, api yang melahap sebuah rumah di Ngaliyan itu diperkirakan terlihat pada pukul 08.00 WIB oleh sang ponakan Sabar diketahui bernama Aditya (18).

Kapolsek Ngaliyan, AKP R Justinus menjelaskan, saat itu Aditya merasakan hawa panas dan melihat api berkobar di atap dapur.

Aditya pun sontak lari ke luar rumah dan memberitahukan Sutini perihal munculnya api seraya lari mencari bantuan.

"Aditya ini sempat bilang ke korban agar tidak masuk rumah. Namun korban diperkirakan panik dan nekat masuk saja. Jadi di dalam rumah itu ada 3 orang, Sutini beserta anaknya Vera (16) dan ponakan Aditya," jelasnya.

3 unit mobil pemadam kebakaran Kota Semarang dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang sempat merambat ke sebagian rumah warga.

Tak lebih dari 2p menit, api berhasil dipadamkan. Namun satu korban terpaksan dilarikan ke RS Tugurejo guna menjalani pengobatan lebih lanjut akibat luka bakar yang dideritanya.

"Sebab kemungkinan masih didalami. Dugaan sementara api berasal dari dapur. Tim sudah olah TKP.

Pagar tembok tapi atas dari kayu-kayu lama. Sebenarnya juga sudah diajukan bantuan renovasi tapi terjadi musibah dahulu," lanjut Kapolsek.

Ketua Rw 02, Mohammad Sowi (54) menuturkan, berdasarkan informasi dari warga munculnya api diperkirakan datang dari arah dapur rumah. Saat itu, seseorang sedang memasak dengan menggunakan kayu bakar.

"Katanya semingguan rice cooker macet akhirnya pakai kayu bakar di pawon (dapur)," lanjutnya.

Dengan musibah yang menimpa warganya, pihaknya mengaku akan terus berupaya memberikan bantuan sumbangsih dengan cepat baik dari warga dan juga donatur.

"Secepat mingkin kita usahakan membantu untuk membangun rumah lagi," pungkasnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved