Jadwal Bola Liga 1 Jelang PSIS Vs Borneo FC, Wajib Menang!

Seusai melakoni dua kali laga away berturut-turut menghadapi Persela Lamongan dan Barito Putera, PSIS Semarang kembali akan bermain di kandang.

Jadwal Bola Liga 1 Jelang PSIS Vs Borneo FC, Wajib Menang!
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Pemain PSIS Semarang yang diturunkan menghadapi Persela Lamongan, Jumat (18/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Seusai melakoni dua kali laga away berturut-turut menghadapi Persela Lamongan dan Barito Putera, PSIS Semarang kembali akan bermain di kandang.

Skuat Mahesa Jenar akan menjamu Borneo FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Sabtu (26/10) mendatang.

PSIS wajib memenangi laga kontra Borneo FC, jika berharap tidak turun ke zona degradasi.

General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengatakan, pertandingan menghadapi tim peringkat tiga klasemen sementara tersebut bukan perkara mudah.

Sebabnya, Borneo FC saat ini sedang dalam konfisi on fire.

Skuat asuhan Mario Gomez tersebut belum terkalahkan dalam delapan laga terakhir.

"Borneo tim kuat dan bagus. Mereka bisa mengalahkan Bali United dengan skor 6-0. Itu sangat mengejutkan, Bali bisa kalah dengan skor sebesar itu," kata Liluk, Rabu (23/10).

Liluk menambahkan, pertandingan menghadapi Borneo FC wajib dimenangkan untuk membenahi posisi PSIS, yang kini berada di urutan 13 dengan koleksi 24 poin.

"Laga home melawan Borneo tentunya kami ingin poin penuh. Kami tidak mau kecolongan lagi karena posisi kami juga rawan. Jadi kami harus bisa menjauh dari zona degradasi tentunya dengan kemenangan lawan Borneo," kata dia.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang ini berharap, tim pelatih dan para penggawa Mahesa Jenar bisa mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk menghadapi tim berjuluk Pesut Etam tersebut.

"Hari ini (kemarin--Red) kami pulang dari Banjarmasin, besok kami akan mulai fokus latihan," katanya.

Soal kekuatan calon lawan, Liluk menyebut, jika permainan Borneo FC musim ini semakin solid, terutama pada putaran kedua.

"Pada putaran kedua, Borneo ini perubahannya cukup signifikan. Kami berharap, bisa lebih memperkuat atau fokus lagi melawan Borneo. Tahun lalu, kami juga pernah mengalahkan Borneo di Magelang," kata lelaki berusia 45 tahun ini.

Dalam laga melawan Borneo FC ini, bek sayap PSIS, Frendi Saputra, dipastikan absen.

Pemain asal Lampung tersebut terkena sanksi akumulasi kartu kuning.

Total, Frendi kini mengoleksi 5 kartu kuning bersama PSIS musim ini.

"Yang absen hanya Frendi, jadi saya harap, itu tak menjadi masalah untuk menang (atas Borneo)," ucapnya.

Sebelumnya, pilar utama PSIS di lini tengah, yakni Heru Setyawan absen dalam dua laga bersama PSIS. Heru mengalami sakit gejala tipus.

Saat dikonfirmasi, Liluk mengatakan kondisi Heru sudah semakin membaik. Meski begitu kondisinya masih perlu dipantau.

"Heru saya telepon dia katakan sudah baik, tapi tetap kita akan lihat kondisi. Jadi nanti hanya Frendi saja yang absen. Dan Finky Pasamba juga sudah dimainkan setelah kemarin lawan Barito dia absen akumulasi," katanya.

Dalam kesempatan terpisah, Heru Setyawan mengatakan, pada Kamis (24/10) pagi ini, ia sudah akan bergabung bersama PSIS dalam latihan di Magelang.

"Kondisi saya sudah semakin membaik, dan besok pagi (hari ini--Red) saya rencana sudah akan ikut gabung latihan dengan tim," ungkap Heru.

Dia mengatakan, meski kondisinya masih belum pasti untuk bisa tampil memperkuat PSIS menghadapi Borneo FC, Heru mengatakan sudah sangat rindu bermain untuk PSIS.

"Semoga saya bisa benar-benar pulih, karena saya sudah kepengen main lagi," ucap Heru. 

PSIS Tak Bisa Jamu PSS Sleman di Magelang
PSIS Semarang dipastikan tidak akan bisa menggunakan Stadion Moch Soebroto, Magelang, saat menjamu PSS Sleman dalam lanjutan kompetisi Liga 1 pekan ke-26, 2 November mendatang.

Pasalnya, pihak keamanan setempat tak memberi restu pertemuan kedua tim ini tersaji di Magelang.

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang, Danur Rispriyanto mengatakan, pihaknya jauh-jauh hari memang sudah mendapat pemberitahuan dari pihak keamanan di Kota Magelang.

"Kami memang tidak diizinkan menggunakan Stadion Moch Soebroto (saat menjamu PSS Sleman--Red). Alasannya karena ada perseteruan antara warga yang ada di sana dan suporter Sleman," kata Danur, Rabu (23/10).

Dia menyampaikan terimakasih karena kepolisian sudah memberi tahu jauh-jauh hari terkait laga tersebut.

"Artinya kami dari Panpel sudah mengantisipasi mana-mana tempat atau stadion alternatif yang akan kami gunakan nantinya. Memang itu sudah ada catatan khusus dari pihak keamanan di Magelang," jelasnya.

Setelah dipastikan tak bisa menjamu PSS Sleman di Magelang, Danur menjelaskan, pihaknya sudah membidik empat stadion alternatif untuk menjamu Laskar Super Elang Jawa.

Empat stadion itu, yakni Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, Stadion Surajaya Lamongan, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, dan Stadion Maguwoharjo Sleman.

"Kami juga kemarin sudah ada rembugan dengan suporter. Kami undang (suporter) untuk membahas penentuan venue," ungkap lelaki yang juga berstatus sebagai anggota DPRD Kota Semarang ini.

Pascamendapat informasi dari pihak keamanan mengenai Stadion Moch Soebroto, Magelang, yang tak bisa digunakan, kata Danur, pihaknya juga langsung berkomunikasi dengan beberapa perwakilan suporter PSIS.

Hal tersebut juga sekaligus dikatakan Danur sebagai media untuk belajar lebih terbuka kepada suporter.

"Kami ini belajar untuk terbuka dengan mereka," kata Danur.

Dia menambahkan, Panpel menunggu kepastian tempat pelaksanaan pertandingan sebelum menyampaikannya ke pihak PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi.

"Sama PT. Liga kami sudah koordinasi, mereka justru yang menunggu kami mau main di mana. Mungkin dua hari kedepan baru akan ada kepastian," ucapnya.

Adapun untuk laga kandang PSIS kontra Borneo FC, Sabtu (26/10) mendatang, tetap bisa diselenggarakan di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Bahkan, Panpel PSIS sudah mendapat izin melaksanakan laga tersebut. Untuk laga itu, Panpel akan mencetak 10 ribu lembar tiket. (arl)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved