TERBARU : Ricuh Liga 2 PSIM Yogyakarta Vs Persis Solo, Achmad Hisyam Tolle Minta Maaf

PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi membuka suara terkait kericuhan pada laga bertajuk "Derbi Mataram" di pentas Liga 2

TERBARU : Ricuh Liga 2 PSIM Yogyakarta Vs Persis Solo, Achmad Hisyam Tolle Minta Maaf
INSTAGRAM.COM/ACHMAD HISYAMTOLLE.44
Tangkapan layar ucapan permintaan maaf Achmad Hisyam Tolle dalam instastory pribadinya. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi membuka suara terkait kericuhan pada laga bertajuk "Derbi Mataram" di pentas Liga 2 Wilayah Timur antara PSIM Yogyakarta kontra Persis Solo di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (21/10) lalu.

Kericuhan dipicu aksi pemain PSIM Yogyakarta, Achmad Hisyam Tolle, yang melayangkan tendangan kungfu kepada seorang pemain Persis Solo.

Selain itu, Hisyam Tolle juga mengancam salah satu pewarta foto yang mengabadikan momen buruk di dunia sepak bola itu.

"Kami kecewa dan menyesal dengan insiden memalukan dalam pertandingan PSIM versus Persis. Berikutnya, akan kami proses sesuai dengan tugas dan wewenang kami," kata Manajer Kompetisi LIB, Asep Saputra, dikutip laman resmi Liga 1, Rabu (23/10).

Dalam konteks insiden yang terjadi pada PSIM kontra Persis, LIB langsung memberikan laporan secara resmi ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

"Setelah itu, kami kirimkan laporan dari matchcom (match commissioner) ke Komdis PSSI. Dalam 2 x 24 jam laporan komprehensif akan kami kirimkan ke Komdis," ungkap Asep.
Di sisi lain, sebagai organisasi sepak bola nomor satu di Indonesia, PSSI pun memberikan pernyataan sikap.

"Mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh Achmad Hisyam Tolle dan suporter terhadap dua rekan kami," tulis pernyataan PSSI Pers.

"Mendesak Komite Disiplin PSSI untuk menjatuhkan sanksi tegas kepada Achmad Hisyam Tolle. Karena tindakannya sudah di luar batas. Ada tiga sikap buruk yang ditunjukkan olehnya, mulai dari memukul pemain Persis, melepaskan tendangan kungfu, dan yang terakhir melakukan intimidasi," lanjut tulisan tersebut.

Lebih lanjut, PSSI juga meminta agar para kerja jurnalis dihargai.

"Meminta kepada PSSI dan klub peserta kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3, agar memberi edukasi terhadap para pemain dan suporter untuk menghargai kerja jurnalistik."

Sementara itu, Achmad Hisyam Tolle sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas perbuatannya.

Itu disampaikan melalui instastory di akun Instagram @achmadhisyamtolle miliknya.

Hisyam Tolle menegaskan bahwa dirinya siap menerima semua konsekuensi akibat ulahnya tersebut. (kps/Tribunnews)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved