Para Difabel Kabupaten Tegal Keluhkan Gedung Pemerintahan Tak Ramah

Sejumlah fasilitas publik yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal dikeluhkan oleh para difabel.

Para Difabel Kabupaten Tegal Keluhkan Gedung Pemerintahan Tak Ramah
Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
Dede, salah satu pengurus DSM yang menggunakan kursi roda saat berdiskusi di Kafe Rakyat bersama Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Bakhrun (kanan), Jumat (25/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sejumlah fasilitas publik yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal dikeluhkan oleh para difabel.

Sehingga, mereka yang tergabung dalam Difabel Slawi Mandiri (DSM) itu hendak menyampaikan aspirasinya ke dewan dan pemerintah.

Hal itu disampaikan tiga pengurus DSM, Dede Atmo Pernoto, Indra Era Vani, dan Ali Machmudin saat berada di Kafe Rakyat DPRD Kabupaten Tegal untuk menyampaikan aspirasinya, Jumat (25/10/2019).

''Masih banyak fasilitas publik, termasuk perkantoran pemerintah daerah yang belum ramah dengan difabel. Ini menjadi agenda kami pada peringatan Hari Disabilitas Internasional pada bulan Desember 2019 mendatang,'' kata Indra kepada Tribunjateng.com, Jumat (25/10/2019).

Bayi Lahir Tanpa Hidung dan Mata, Dokter Ini Ditangguhkan Izin Praktiknya 

Kronologi Ayah Mabuk Gergaji Tangan Anaknya, Tak Dipenjara karena Permintaan Anak

Update Laka Semarang: Korban Terpental Keluar Lalu Terseret Mobil Sejauh 15 Meter

Akses fasilitas publik, lanjut Indra, masih banyak belum dilengkapi dengan sarana yang memberikan kemudahan difabel.

Contohnya, kantor bertingkat belum dilengkapi lift dan tangga khusus difabel.

Hal serupa pun disampaikan Dede yang dalam kesehariannya menggunakan kursi roda.

''Ya harusnya ada fasilitas publik untuk memberikan akses. Seperti di perkantoran, ketika kami akan melakukan aktivitas sangat sulit, termasuk toilet dan akses masuk gedung bertingkat,'' ujar Dede.

Dede dan rekannya berharap kedatangannya ke kafe rakyat DPRD supaya bisa berbagi pendapat dengan para anggota dewan.

Dede pun ingin aspirasi para difabel bisa ditindaklanjuti secara serius oleh Dewan melalui perda khusus terkait hak dan akses warga penyandang disabilitas.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Bakhrun mengaku siap menyampaikan aspirasi para difabel ke Pemkab Tegal.

Dia menuturkan, akan meminta Pemkab Tegal untuk merancang setiap gedung layanan pemerintah yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Tak hanya sekedar merancang, Bakhrun juga meminta untuk melaksanakan pembangunan disesuaikan dengan kebutuhan mereka.

"Karena itu, diharapkan pemerintah melibatkan kaum penyandang difabel dalam merancang sebuah gedung," sebut politisi PKS itu. (Tribun Jateng/ Akhtur Gumilang)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved