Wali Kota Pekalongan Minta Santri Mengikuti Perkembangan Zaman

Pemkot Pekalongan bersama sejumlah ulama bahas UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Wali Kota Pekalongan Minta Santri Mengikuti Perkembangan Zaman
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Wali Kota Pekalongan, Saelany Mahfudz, saat menghadiri acara seminar bertemakan tantangan pesantren Pasca UU Pesantren, di Gedung HA Djunaid Convention Center, Kota Pekalongan, Kamis (25/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan bersama sejumlah ulama bahas UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Fokus pembahasan yang dilakukan yaitu fungsi pesantren dalam ranah pendidikan.

Dalam pembahasan juga disinggung mengenai peran para santri untuk memajukan negeri.

Menurut Walikota Pekalongan, Saelany Mahfudz, pesantren lebih berkembang dibandingkan beberapa tahun silam.

"Pesantren yang sekarang lebih modern dan maju, selain berperan di pendidikan dan dakwah, pesantren juga berperan dalam fungsi pemberdayaan masyarakat," ucapnya di Gedung HA Djunaid Convention Center, Kota Pekalongan, Kamis (25/10/2019).

Warga Santai Tanggapi Spanduk Penolakan Musda FPI di Tegal

Viral: Identitas Kerangka Manusia Berbusana Pengantin dan Boneka di Solo Terungkap

Para Difabel Kabupaten Tegal Keluhkan Gedung Pemerintahan Tak Ramah

Dilanjutkannya, adanya UU Pesantren membuat santri lebih percaya diri.

"Untuk para santri jangan mau kalah untuk memajukan negara, karena santri bisa jadi apapun, seperti Wakil Presiden yang awalnya belajar di Ponpes," jelasnya.

Ditambahkan Saelany, santri harus mengikuti perkembangan zaman supaya tidak kalah dengan pelajar lain.

"Namun perlu diingat, meski mengikuti perkembangan zaman, jangan sampai melupakan ilmu agamanya," tambahnya. (Tribun Jateng/ Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved