Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Temui Megawati, Gibran Rakabuming Diwajibkan Baca 4 Buku Bung Karno

Sekretaris PDIP, Hasto Kristiyanto menyampaikan hasil pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati dengan Gibran Raka Buming Raka.

Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
KOLASE TRIBUN JATENG
Temui Megawati, Gibran Diwajibkan Baca 4 Buku Bung Karno 

TRIBUNJATENG.COM- Sekretaris PDIP, Hasto Kristiyanto menyampaikan hasil pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati dengan Gibran Raka Buming Raka.

Hasto mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut Gibran menyampaikan bahwa dirinya telah memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) PDI Perjuangan.

"Silaturahmi ini sangat penting, Mas Gibran juga menyampaikan telah ber KTA PDI perjuangan," ujar Hasto seperti tayangan Kompas TV pada Jumat (25/10/19).

Hasto mengatakan, Megawati memberikan beberapa nasehat.

"Ibu menyampaikan ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh kader PDIP Perjuangan," ujarnya.

Hasto menambahkan bahwa Megawati memberikan 4 bacaan wajib yang harus dibaca oleh Gibran.

Buku-buku tersebut adalah karya-karya Soekarno.

Tak hanya itu, Gibran diwajibkan mempelajari AD ART PDI Perjuangan.

Hasto menilai pertemuan Gibran dengn Megawati seperti kursus politik.

"Gibran diminta untuk membaca buku, bacaan wajib seperti buku Indonesia Menggugat, Mencapai Indonesia merdeka, Lahirnya Pancasila dan Membangun Tatanan Dunia yang baru," ujarnya.

"Semua buku Bung Karno yang bersifat wajib dan mempelajari AD-ART, pertemuan tadi secara langsung seperti kurus politik juga," imbuh Hasto.

Terkait pencalonan di Pilkada, hasto mengatakan bahwa PDI Perjuangan memiliki mekanisme yang harus dilalui.

"Tentang pilkada, PDI Perjuangan punya mekanisme, ada pemetaan politkik, ada usulan dari daerah, ada psikotes, ini berlaku untuk semua," ujar Hasto.

Prabowo Mau Jadi Menhan, Adian Napitupulu Tertawa: Duitnya Habis, Mungkin Ini Upaya Balikin Harta

Begini Reaksi Angela Tanoesoedibjo saat Dipuji Presiden Jokowi Pintar dalam Bidang Promosi

Nadiem Makarim Ubah Pendidikan dengan Teknologi dan Siapkan Generasi Sesuai Pekerjaan di Masa Depan

Penolakan Musda FPI di Tegal, Habib Bidin : Tidak Seperti yang Dirumorkan

Sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah berkonsultasi ke DPP Partai PDIP perjuangan dan hasilnya ia masih berkesempatan maju lewat partai PDIP Perjuangan.

Gibran mengaku sudah menjadi kader PDIP dan sudah mendapatkan Kartu Tanda Anggota (KTA).

Sehingga ia mengaku yakin akan maju di pemilihan Walikota Solo melalui partai PDI Perjuangan.

"Saya sudah mendapatkan KTA DPI sudah menjadi kader PDIP dan majunya lewat PDI," ujarnya.

Gibran mengaku sudah berkonsultasi dengan senior PDI Perjuangan dan masih ada peluang.

"Saya sudah berkonsultasi ke senior-senior di pusat dan saya masih berkesempatan mendaftar lewat DPD atau DPP," ujarnya.

Gibran menegaskan bahwa dirinya tidak akan mau lewat independen.

"Sudah jelas ya saya tidak akan maju lewat independen, saya tetap yakin berjuang lewat PDIP bukan di jalur independen, tetap maju lewat PDIP," ujar Gibran.

Sementara itu FX Hadi Rudyatmo mengatakan peluang Gibran Raka Buming untuk maju di pemilihan Wali Kota Solo di tingkat DPC sudah tertutup.

Hal itu lantaran pengurus PDIP kota Solo sudah mencalonkan Ahmad Poernomo dan teguh Prakosa.

Namun Gubran masih berkesempatan mendaftar di DPP PDI Perjuangan.

" Ahmad Poernomo dan teguh Prakosa sudah ditugaskan ranting, anak ranting, PAC dan semua berkas sudah saya kirimkan ke DPP Partai, jika DPP partai masih membuka peluang untuk mendaftar lewat DPP, ya itu sah-sah saja kalau yang menyampaikan ketua DPP," ujar Hadi Rudyatmo.

Lebih Baik 2024

PDI Perjuangan (PDIP) Solo memastikan menutup pintu bagi anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dalam Pilkada Solo 2020, karena berkas calon atas nama Achmad Purnomo-Teguh Prakosa diserahkan ke DPP di Jakarta pada Senin, 23 September 2019.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo menerangkan, partai berlambang banteng moncong putih dipastikan tidak akan mengajukan nama Gibran Rakabuming Raka ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng maupun DPP di Jakarta.

"Sudah tidak ada pintu, sudah tidak ada lagi peluang, jadi pada Senin, 23 September 2019 diserahkan DPP nama calonnya," tutur pria yang akrab disapa Rudy itu kepada wartawan di Rumah Dinas Wali Kota, Lodji Gandrung, Minggu (22/9/2019).

"Anak ranting, pengurus anak cabang (PAC), dan DPC sudah mantap mengusung nama Achmad Purnomo-Teguh Prakosa, jadi tugas tim khusus rekruitmen selesai," tambah dia.

Semua syarat pendaftaran Achmad Purnomo yang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Solo bersama dirinya dan Teguh Prakosa merupakan Ketua DPRD Solo periode 2014-2019 itu, akan diproses Senin, 23 September 2019.

"Senin besok, mereka berdua (calon kami PDIP) akan menyerahkan syarat-syarat pendaftaran," tutur Rudy.

"Itu langsung kami kirimkan ke DPD dan DPP," katanya.

Rudy menjelaskan, jika putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka ingin maju bersama partai lain ataupun melalui jalur independen sekalipun dalam Pilkada Solo 2020, dinilai sah-sah saja.

"Namun Gibran lebih baik tidak maju di Pilkada besok (2020), tetapi tahun 2024 saja," tutur Rudy.

"Jika Gibran mencalonkan diri sekarang, bapaknya (Jokowi) masih jadi Presiden, jadinya saya sayang sama keluarganya, " imbuhnya. (*)

Ini Perasaan Wiranto saat Tahu Jokowi Memilih Mahfud MD sebagai Menkopolhukam

Ini Alasan Yudi Bunuh Apriyanita PNS Kemen PU : Dicor Biar Dianggap Jalan Setapak

Prabowo Gagal Jadi Presiden, Adian Napitupulu: Mau Jadi Apa Lagi? Menteri Udah Terhormat Bagi Dia

Apakah Jokowi Lebih Hebat dari Prabowo? Jawaban Arief Poyuono Bikin Najwa Shihab Terpingkal-pingkal

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved