141 Penerima Manfaat PKH Mengundurkan Diri, Bupati Pekalongan: Alhamdulillah Kemiskinan Berkurang

Di Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan ada sekitar 2.789 keluarga warga yang tergolong ekonomi miskin yang sebelumnya menerima PKH.

141 Penerima Manfaat PKH Mengundurkan Diri, Bupati Pekalongan: Alhamdulillah Kemiskinan Berkurang
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyerahkan sertifikat graduasi kepada keluarga penerima keluarga PKH yang sudah dinyatakan lulus atau graduasi di Lapangan Kecamatan Kesesi Kabupaten Pekalongan, Minggu (27/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Guna mendukung upaya penurunan angka kemiskinan, pendamping KPM PKH Kabupaten Pekalongan, menggelar graduasi bagi ratusan keluarga penerima PKH yang mengundurkan diri dari kepesertaan program itu.

Kegiatan ini, dilaksanakan di Lapangan Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Minggu (27/10/2019).

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengatakan, dari catatan Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan sejak Januari hingga Oktober 2019 ada 141 keluarga penerima manfaat (KPM) program keluarga harapan (PKH) di daerah ini yang mengajukan graduasi mandiri.

Atau pengunduran diri secara sukarela sebagai penerima bantuan sosial dari Pemerintah Pusat.

"Ratusan keluarga ini mengajukan graduasi setelah melalui proses pembinaan dan pendampingan oleh pendamping PKH selama ini," kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com, Minggu (27/10/2019).

Menurutnya, di Kecamatan Kesesi ada sekitar 2.789 keluarga warga yang tergolong ekonomi miskin yang sebelumnya menerima PKH.

Pihaknya menjelaskan, adanya ratusan keluarga warga yang mengajukan pengunduran diri secara sukarela sebagai penerima bantuan sosial, otomatis mengurangi angka kemiskinan di daerah ini.

"Yang pasti keluarga ini mengundurkan diri karena mereka merasa tergolong ekonomi mampu."

"Mereka merasa tidak berhak lagi menerima bantuan sosial dari pemerintah," ungkapnya.

Asip menyakini, masih banyak keluarga penerima manfaat PKH yang tergolong ekonomi mampu, yang belum bersedia mengundurkan diri sebagai penerima bantuan ini.

"Oleh karena itu, kami berpesan kepada pendamping PKH, untuk rutin melakukan pembinaan terhadap keluarga penerima manfaat program ini yang tergolong ekonomi mampu agar mereka mengundurkan diri," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved