Bupati Asip Minta Layanan di Balai Desa Mulai Pukul 07.00

Bupati Asip mengatakan perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan publik bagi masyarakat.

Bupati Asip Minta Layanan di Balai Desa Mulai Pukul 07.00
Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat memberikan sambutan di Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Propinsi Jawa Tengah di Gedung Koperasi Batik Pekajangan, Minggu (27/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meminta balai desa di wilayahnya mulai memberi pelayanan pukul 07.00.

Hal itu menyesuaikan dengan jadwal jam buka pelayanan di kecamatan dan kabupaten.

Ia menekankan, hal terpenting adlah kesadaran dari perangkat desa untuk melayani maysarakat.

"Semua akan dibuat lebih baik lagi," katanya usai membuka Musyawarah Kerja Daerah (Muskerda) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Propinsi Jawa Tengah di Gedung Koperasi Batik Pekajangan, Minggu (27/10/2019).

Dilanjutkan, kepala desa yang terpilih harus punya komitmen.

Di antaranya bersedia waktu pelayanan dimulai pukul 07.00.

"Nanti juga akan diberlakukan hukum baru yaitu kepala desa harus menyesuaikan jam kerjanya dengan perangkat desa dan kepala desa tidak boleh sewenang-wenang memecat perangkat."

"Jadi, nanti akan kita advokasi tingkat kesalahannya seperti apa, kewenangannya seperti apa, kita akan lakukan pengawasan terhadap kinerja kepala desa," ungkapnya.

Kemudian mengenai dengan Muskerda, Bupati Asip mengatakan perangkat desa merupakan ujung tombak pelayanan publik bagi masyarakat.

Oleh karena itu harus diseimbangkan antara hak dan kewajibannya.

"Untuk di Kabupaten Pekalongan, kita sudah mengacu ke PP Nomor 11 tahun 2019."

"Khusus untuk di Kabupaten Pekalongan menggunakan istilah take home pay untuk perangkat yang sudah cukup baik," jelasnya.

Kemudian untuk bengkok, lanjut bupati, untuk di beberapa daerah masih diberikan sebagai bentuk kekhasan dari pemerintah desa.

"Jadi di situ spirit Undang-undang Desa masih kita jalankan."

"Tetapi yang paling penting perangkat desa sudah punya kesadaran baru untuk melayani masyarakat," tambahnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved