Kisah Pilu Sekar Hasil Hubungan Gelap Dititipkan di Panti Bunda Serayu Banyumas, Orang Tua Masih SMP

Ada sedikit rasa malu ketika tangan-tangan kecil itu menyambut dan menyalami tamu yang datang.

Kisah Pilu Sekar Hasil Hubungan Gelap Dititipkan di Panti Bunda Serayu Banyumas, Orang Tua Masih SMP
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Sekar, balita panti asuhan Bunda Serayu Banyumas saat digendong oleh Suster Nikola, Minggu (27/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Ada sedikit rasa malu ketika tangan-tangan kecil itu menyambut dan menyalami tamu yang datang.

Semburat keceriaan terpancar dari rona wajah mereka yang lugu.

Bibir memang belum pandai bekata-kata, tetapi sorot matanya cukup mewakili ungkapan dalam hati.

Pandangan kala itu tertuju pada sosok balita cantik memegang botol susu.

Adalah Sekar, (bukan nama sebenarnya), balita berusia 1,5 tahun yang tinggal di Panti Asuhan, Bunda Serayu, Banyumas.

Jika melihatnya bermain dan bersendau gurau, semua terlihat normal dan layaknya balita pada umumnya yang sedang dalam proses tumbuh kembang.

Namun, hati ini mulai tersontak ketika Suster Nikola mulai bercerita jika Sekar merupakan anak korban di luar nikah.

"Dititipkan di sini ketika masih berumur satu bulan.

Orangtuanya melahirkannya ketika masih sekolah SMP," ujar Suster Nikola kepada Tribunjateng.com, Minggu (27/10/2019).

Lahir di Bantul 16 Mei 2018, Sekar diserahkan ke Panti Asuhan Bunda Serayu pada 22 Juni 2018, yaitu saat umurnya masih 1 bulan.

"Waktu itu kakek dan neneknya dari Semarang yang mengantar kesini," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved