Peresmian Gedung Parkir USM di Hari Sumpah Pemuda

“Makna Sumpah Pemuda dalam Wawasan kebangsaan” ini merupakan rangkaian dari peremsian Gedung Parkir II USM

Peresmian Gedung Parkir USM di Hari Sumpah Pemuda
IST
Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Muladi didampingi Prof Abdullah Kelib SH dan pengurus Yayasan meninjau Gedung parkir II USM 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Universitas Semarang ( USM) menggelar diskusi panel yang menghadirkan Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Dr Muladi, Wali Kota Semarang Hendrar Prihardi, dan Wakil Gubernur Akpol sekaligus Alumni Magister Hukum USM Brigjen Pol Agus Salim MH.

Diskusi panel dengan tema “Makna Sumpah Pemuda dalam Wawasan Kebangsaan” ini merupakan rangkaian peresmian Gedung Parkir II USM.

Panitia juga menyiapkan banyak door prize menarik seperti ponsel dan e-money.

Ketua pembangunan gedung parkir II USM, Ir Soeharsojo IPU mengatakan, gedung parkir 7 lantai ini berkapasitas 1.800 sepeda motor.

Dilengkapi ruang diskusi, wifi, food court, kantin, tempat selfie, dan taman.

Menurut Prof Muladi, pembangunan gedung parkir ini merupakan refleksi bahwa dana dari mahasiswa harus dikembalikan kepada mahasiswa.

Yayasan Alumni Undip akan memberikan fasilitas yang terbaik untuk mahasiswa seperti tempat diskusi, ruang kuliah, Lab, taman, jalan dan lain-lain sehingga USM menjadi kampus konvenien atau menyenangkan bagi civitas akademika.

Mantan Menkumham ini menambahkan, diskusi panel ini mengundang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Badan Legislatif/ Dewan Mahasiswa Se-kota Semarang dan mahasiswa USM agar generasi muda memiliki rasa nasionalisme yang kuat.

“Sumpah Pemuda merupakan embrio dari wawasan kebangsaan. Untuk itu semangat sumpah pemuda harus dipelihara oleh setiap generasi jadi sumpah pemuda bukan hanya untuk generasi masa lalu saja," ungkap Prof Muladi.

“Nasionalisme Indonesia yang harus dikembangkan adalah savic nasionalisme bukan ethno nasionalisme, karena Indonesia negara kesatuan. Indonesia jangan sampai mengalami Balkanisasi dengan syarat plurarisme juga harus dipelihara oleh setiap generasi ” tambahnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved