Alasa Wahono Sengaja Namai Putranya N saja
Seorang ayah di Karanganyar sengaja memberi nama anaknya satu huruf saja yaitu N. Wahono punya tujuan memberi nama unik itu
Penulis: Agus Iswadi | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM -- Seorang ayah di Karanganyar sengaja memberi nama anaknya satu huruf saja yaitu N. Wahono punya tujuan memberi nama unik itu, supaya kelak sukses seperti Soekarno.
Nama pemberian orangtua untuk si anak tentu punya maksud tertentu atau doa harapan. Nama untuk si anak bisa saja panjang beberapa kata atau biasanya tiga kata dan dua kata. Bahkan ada juga yang hanya satu kata. Semua ada maksud baik untuk si anak.
Tapi ada bocah punya nama unik. Bocah ini berasal dari Suruh Kalong RT 4/7 Desa Pandeyan Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Uniknya, nama anak ini hanya satu huruf, bukan satu kata, yaitu N. Hanya huruf N itu saja namanya.
N adalah anak laki-laki pertama dari pasangan suami istri Wahono (55) dan Partini (47).
N merupakan pebulutangkis muda yang saat ini sedang mengikuti ajang audisi umum beasiswa bulutangkis yang diselenggarakan olh PB Djarum di GOR Raden Mas Said Karanganyar.
Bersama 863 peserta yang mengikuti audisi umum, N tergabung dalam kategori U-11 putra. N sudah berlatih bulutangkis sejak duduk di kelas 2 SD.
"Nama N itu kan saya simpati kepada Presiden Soekarno. Wahono, Sukarno, sama-sama ada huruf N (dua huruf terakhir)," kata Wahono saat ditemui Tribun Jateng di sela-sela audisi, Minggu (27/10/2019) di Karanganyar.
Saat ini N tercatat sebagai siswa kelas 4 di SDN Pandeyan 3 Tasikmadu. Saat N berusia 3 bulan pernah diajak orangtuanya salat tahajud di tiga masjid kuno di Kaliboto, Kayuapak dan Wonosobo. Ia memang sengaja mendidik N (9) supaya prihatin, bahkan sejak dalam kandungan. "Sejak masih di dalam perut, saya suruh sang istri untuk puasa," terangnya.
Dengan nama anaknya yang unik, Wahono berharap, N dapat menjadi orang yang hebat layaknya Sukarno di kemudian hari. Sementara ini Wahono mengaku belum mengalami kendala terkait surat menyurat terkait nama anaknya yang hanya satu huruf saja. "Sementara ini kalau tidak masalah, namanya tetap N. Kalau ada kendala, semisal nama harus terdiri dari tiga huruf. Saya tambahi jadi NNN," ujarnya.
Wahono menyampaikan, N pernah berpindah sekolah sebanyak 2 kali. Awalnya N bersekolah di SDN 1 Karanganyar. Kemudian ketika naik ke kelas dua, N pindah sekolah ke SDN Popongan 1 dan ketika naik ke kelas tiga, selanjutnya N pindah ke SDN Pandeyan 3.
"Pindah sekolah itu karena jarak dari rumah terlalu jauh, jadi telat menjemput. Saat telat dijemput nangis," ungkapnya.
Sementara itu saat ditanya soal namanya yang unik. N mengaku senang. "Senang, punya nama unik, lain dengan yang lain," kata N, bocah kelahiran 4 Februari 2010.
Saat ditanya siapa idola pebulutangkis, N mengaku mengidolakan Kevin Sanjaya.
Partini ibunda N berharap, N menjadi anak yang bermanfaat dan menjadi kebanggaan bagi nusa dan bangsa serta orangtua kelak. Saat ditanya perihal nama putranya yang unik, awalnya Partini merasa heran dengan ide sang suami yang memberikan nama anaknya hanya satu huruf saja "N".
"Kok dikasih nama N. Wes pokok-e awak-e dHewe prihatin," kenang Partini saat berbincang dengan suaminya. (Agus Iswadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/nama-n.jpg)