Bupati Asip Sebut Kajen Jadi Kutubnya Pertumbuhan Ekonomi, Pemicunya Karena IAIN Pekalongan

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menghadiri seminar desiminasi hasil penelitian dari Balitbang Diklat Kementerian Agama RI, di Kampus IAIN Pekalongan.

Bupati Asip Sebut Kajen Jadi Kutubnya Pertumbuhan Ekonomi, Pemicunya Karena IAIN Pekalongan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Penandatanganan MoU Pemkab Pekalongan dan IAIN Pekalongan di kampus setempat, Senin (28/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menghadiri seminar desiminasi hasil penelitian dari Balitbang Diklat Kementerian Agama RI, di Kampus IAIN Pekalongan, Senin (28/10/2019).

Bupati mengungkapkan, seminar itu penting untuk menyeimbangkan hubungan manusia dengan Allah Swt.

Apalagi, kata Bupati, hal ini sesuai program Pemkab Pekalongan, khususnya cara menjaga lingkungan 'Kaline Resik Rejekine Apik'.

"Ini adalah wujud dari kesalehan sosial. Jadi tidak boleh lagi membuang sampah di sungai, apalagi limbahnya."

"Hukumnya haram," tandas Bupati Asip kepada Tribunjateng.com usai membuka seminar di Kampus IAIN Pekalongan.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak kepada seluruh pemilik pabrik, pemilik wash jeans, pengrajin batik bersama-sama menata lingkungan Kabupaten Pekalongan sebagai Kota Santri, yang betul-betul santri.

"Artinya kesehatan, keindahan, dan ketahanan pelestarian lingkungan menjadi sebuah ikhtiar yang harus terus menerus dilaksanakan," katanya.

Bupati Asip mengungkapkan, mengenai MoU dengan IAIN Pekalongan, untuk memperkuat jalinan kerja sama di Pemkab Pekalongan.

"Kehadiran IAIN Pekalongan di Kajen, pertumbuhan ekonomi sangat signifikan sekali dan hal ini menjadi kutub pertumbuhan ekonomi baru."

"Sekaligus tempat bersemainya generasi muda menjadi generasi yang beriman sekaligus menguasai ilmu pengetahuan," tandasnya. (Indra Dwi Purnomo)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved