Breaking News:

Para Honorer K2 Kota Semarang Minta Pemerintah Gelar Tes P3K Sebelum Buka CPNS

Para honorer kategori 2 (K2) Kota Semarang meminta Pemerintah menggelar tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap II

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Kota Semarang beraudiensi dengan DPRD Kota Semarang di kantor DPRD Kota Semarang, Senin (28/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Para honorer kategori 2 (K2) Kota Semarang meminta Pemerintah menggelar tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap II.

Hal ini seiring dengan munculnya kabar seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang beredar di media maupun di kalangan masyarakat.

Ketua Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Kota Semarang, Suharmanto berharap DPRD Kota Semarang dapat menyampaikan aspirasi para honorer tersebut kepada Pemerintah Pusat.

Pihaknya tidak ingin para honorer K2 tergeser dengan data pegawai negeri sipil (PNS) yang baru.

"Kami mendorong Pemerintah mengadakan tes P3K lagi biar ada kesejahteraan bagi para K2. Kami harap P3K diberi kesempatan dulu baru Pemerintah membuka CPNS. Dulu katanya Pemerintah akan menggelar tes P3K tahap II," jelas Suharmanto usai audiensi dengan DPRD Kota Semarang, Senin (28/10/2019).

Dia melanjutkan, para honorer K2 Kota Semarang sebenarnya sudah menerima honor sesuai upah minimum kota (UMK) sejak Januari 2016 lalu. Artinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah memperhatikan kesejahteraan honorer K2.

Hanya saja, dia ingin seluruh honorer K2 bisa masuk P3K agar bisa mendapatkan surat keputusan (SK) yang dapat digunakan untuk pengajuan sertifikasi.

"Kalau kami masuk P3K setidaknya kami punya SK, ada kekuatan untuk bisa sertifikasi," katanya.

Suharmanto menyebut, ada 460 honorer K2 di kota Semarang dari berbagai instansi pemerintahan, seperti guru SD, guru SMP, pegawai kesehatan, Satpol PP, pegawai kelurahan, dan pegawai kecamatan.

Dari jumlah tersebut sebanyak 106 orang sudah lolos tes P3K pada tahap pertama yang diselenggarakan awal 2019 lalu. Selebihnya, belum masuk P3K.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved