Breaking News:

BPD Petungkriyono Pekalongan Replikasi Program Fitra Jateng

BPD Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan meningkatkan kapasitas menunjang tugas dan fungsi tata kelola pemerintahan desa.

istimewa
Ketua Forum Komunikasi BPD Kecamatan Petungkriyono, Cahyadi menjelaskan tugas dan fungsi BPD dalam tata kelola pemerintahan desa. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan meningkatkan kapasitas menunjang tugas dan fungsi tata kelola pemerintahan desa.

Ketua Forum Komunikasi BPD Petungkriyono, Cahyadi menyampaikan pentingnya penguatan tata kelola pemdes, apalagi mayoritas anggota BPD orang-orang baru.

"Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas anggota BPD terlebih dalam hal pengelolaan administrasi," kata Cahyadi saat dihubungi Tribunjateng.com, Selasa, (29/10/2019).

Diskominfo Gagas Smart City di Kota Lama Semarang, Parkir Sembarangan Diperingatkan Melaui Mikrofon

Tiga Bulan Terakhir, Pengungsi di Mamboro Induk Kesulitan Air Bersih

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Carmu Ditemukan Tergeletak di Bawah Pohon Durian

Sementara itu, Koordinator program dari Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Jateng, Muhammad Iklil menyampaikan pengelolaan administrasi BPD bersumber Peraturan Bupati.

Menurutnya salah satu bentuk administrasi BPD adalah tata tertib, program kerja, notulen rapat, berita acara, dan administrasi pendukung lainnya.

"Tata tertib ini menjadi dasar dan rujukan BPD dalam menjalankan tugas dan fungsi BPD," katanya.

Kegiatan ini dilakukan karena sebelumnya Fitra Jateng telah melakukan pendampingan di Desa Kayupuring, Gumelem, dan Kasimpar yang fokus kepada lembaga BPD.

Terpisah Camat Petungkriyono, Farid Abdul Hakim menegaskan bahwa pentingnya BPD sebagai navigasi di desa.

"Kalau kepala desa itu kan nahkodanya," jelasnya.

Farid menyampaikan antara BPD dan Pemdes harus berjalan bareng.

Karena kedua lembaga tersebut adalah mitra dalam pembangunan di desa.

"Di Petungkriyono ada tujuh desa dan sedang menyelenggarakan pemilihan kepala desa. Jadi nanti siapapun yang terpilih dengan BPD harus berkolaborasi," tambahnya. (Tribun Jateng/ Indra Dwi)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved