Bupati Asip Usulkan Holdingisasi, Cara Jaga Stabilitas Harga Pangan di Pekalongan

Guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengusulkan adanya holdingisasi.

Bupati Asip Usulkan Holdingisasi, Cara Jaga Stabilitas Harga Pangan di Pekalongan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah TPID Eks Karesidenan Pekalongan, di Hotel Horison Pekalongan, Selasa (29/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Guna menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengusulkan adanya holdingisasi.

Hal tersebut diungkapkan dalam Rapat Koordinasi High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Eks Karesidenan Pekalongan yang digelar di Hotel Horison Pekalongan, Selasa (29/10/2019).

Bupati Asip menuturkan, dalam HLM TPID yang diselenggarakan oleh BI Tegal agar tidak terjadi inflasi maupun deflasi khususnya dalam sektor daging ayam.

"Ini perlu adanya holdingisasi karena usaha penggemukan ayam yang ada di Kabupaten Pekalongan tumbuh subur."

"Nanti akan kami data, termasuk yang ada di Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan, Tegal dan Brebes."

"Kalau tidak dikendalikan, masyarakat bisa merugi. Artinya, kalau terjadi deflasi berarti barang terlalu banyak."

"Kemudian pasar melimpah, maka para produsen akan merugi."

"Kemudian, kalau terjadi inflasi karena barang ini distop atau didistribusikan ke daerah lain, yang rugi masyarakat banyak," kata Bupati Asip kepada Tribunjateng.com.

Menurutnya HLM itu tujuannya agar pemerintah khususnya Kabupaten Pekalongan, memiliki treatment yang jelas untuk menjaga inflasi.

Walaupun, pada saat ini angka inflasi di Kabupaten Pekalongan masih lebih rendah dari provinsi.

Halaman
12
Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved