SUPM Negeri Tegal Bakal Jadi Politeknik KP? Dedy Yon: Hibah Tanah Bisa Tapi Perlu Kami Kaji Dahulu

Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Tegal manargetkan ada peningkatan status menjadi Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) pada 2021.

SUPM Negeri Tegal Bakal Jadi Politeknik KP? Dedy Yon: Hibah Tanah Bisa Tapi Perlu Kami Kaji Dahulu
TRIBUN JATENG/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono (empat dari kanan) bersama Forkompinda usai menghadiri panen perdana parsial udang vanname, Selasa (29/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Tegal manargetkan ada peningkatan status menjadi Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) pada 2021.

Kepala SUPM Negeri Tegal, Masykuri mengatakan, untuk mendirikan Politeknik KP di Kota Tegal, pihaknya membutuhkan lahan minimal 10 hektare.

Untuk menyukseskan itu, ia sudah meminta hibah tanah dari Pemkot Tegal.

"Jadi nanti rencana sesuai aturan main. Jika disetujui, tanah akan dihibahkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)."

"Baru ke depan kami usulkan Politeknik KP. Mungkin 2021 semua sudah clear and clean," kata Masykuri kepada wartawan usai panen perdana parsial udang vanname, Selasa (29/10/2019).

Menanggapi itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengatakan, Pemkot Tegal mendukung SUPM Negeri Tegal menjadi Politeknik KP Tegal.

Apalagi sekolah itu merupakan sekolah pendidikan perikanan pertama di Indonesia.

Namun, Dedy Yon belum bisa memastikan berapa hektare hibah lahan yang akan diberikan ke SUPM Negeri Tegal.

Menurutnya, SUPM Negeri Tegal meminta 12 hektare, namun syarat menjadi Polteknik KP minimal punya lahan seluas 10 hektare.

"Bagi kami yang penting adalah kajian hukumnya sesuai aturan."

"Mohon rekan- rekan OPD terkait bagian aset dan bagian hukum, untuk mengkajinya," katanya.

Dedy Yon berharap, setelah menjadi Politeknik KP, nantinya pendidikan tersebut bisa menjadi ruang studi banding.

Ada tempat pengetahuan untuk rekreasi seperti sekolah, ruang lab, atau tambak.

Ia menilai, tidak semua orang paham mengenai perikanan.

"Walaupun sekolah negeri itu tidak diajarkan. Minimal mereka mendapat pengalaman tentang perikanan," jelasnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved