Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wawali Jumadi : Tegal Punya Potensi Pangan Bagus dari Ikan

Hadir dalam Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 39 di Salatiga, Jumat (25/10/2019), Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi sepakat dengan Gubernur Jawa

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: muh radlis
IST
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meresmikan Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 39 di Salatiga, Jumat (25/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Hadir dalam Peringatan Hari Pangan Sedunia ke 39 di Salatiga, Jumat (25/10/2019), Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi sepakat dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, bahwa harus ada inovasi pangan pengganti nasi.

Ganjar mengatakan, hal itu menyongsong target Indonesia menjadi lumbung pangan dunia pada 2045.

Ia mengajak semua pihak untuk melakukan inovasi yang bersumber dari alam di daerahnya masing- masing.

"Kita jangan selamanya bergantung kepada nasi.

Jika potensi yang dimiliki bangsa Indonesia cukup besar, tinggal bagaimana kita memulai membiasakan makanan bukan nasi," kata Ganjar dalam rilis yang diterima tribunjateng.com.

Menurut Ganjar, jika terbiasa tidak makan nasi, masih banyak pilihan makanan yang bisa diolah.

Festival Drumblek di Kampung Ragam Warna, Alatnya dari Perabot Rumah Tangga

Sekolah Kopi Coffea Indonesia Angkat Potensi Kopi yang Berasal dari Jateng

Selama 20 Hari Polres Kebumen Tangkap 9 Pelaku Curanmor, 4 Diantaranya Pelajar

Ia mengajak instansi terkait di daerah untuk mulai menginventarisir potensi makan pokok pengganti nasi.

"Setelah diinventarisir, pikirkan bersama inovasi pengolahannya agar bisa mengikuti perkembangan zamam dan bisa dinikmati generasi-generasi penerus," ungkapnya.

Menanggapi itu, Jumadi mengatakan, pada 2045 penduduk Indonesia diperkirakan berjumlah 350 juta jiwa.

Tentu dibutuhkan pangan, energi, dan air serta kebutuhan lainnya.

"Pangan menjadi hal yang perlu diperhatikan bersama.

Jika untuk bangsa sendiri saja tergantung dengan negara lain, maka ini menjadi kondisi yang tidak baik," katanya.

Jumadi menilai, untuk mengantisipasinya perlu inovasi-inovasi di bidang pangan.

Makanan yang sudah ada butuh sentuhan inovasi.

Ia dengan jajarannya di Pemerintah Kota Tegal, akan mencari inovasi yang bisa dilakukan oleh Pemkota Tegal.

"Di Kota Tegal memiliki potensi perikanan yang cukup bagus. Jika dipikirkan bersama, maka akan lahir inovasi dari ikan.

Juga, tidak menutup kemungkinan potensibmakanan lainnya," jelasnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved