Arief Peringatkan Waspadai Retakan Tanah Usai Kemarau Panjang

Masyarakat patut mewaspadai kondisi tanah tebing di sekitarnya yang retak-retak karena cekaman kemarau.

Arief Peringatkan Waspadai Retakan Tanah Usai Kemarau Panjang
tribunjateng/dok
FOTO DOKUMEN kekeringan di Jateng 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Masyarakat patut mewaspadai kondisi tanah tebing di sekitarnya yang retak-retak karena cekaman kemarau.

Menjelang musim penghujan ini, BPBD Banjarnegara mengimbau masyarakat, terutama yang berada di lokasi rawan longsor untuk mengecek kondisi lingkungan mereka.

Biasanya, karena kekeringan, tanah mudah merekah atau berlubang.

Terlebih kemarau tahun ini lebih panjang.

Masalahnya, rekahan tanah, terutama di lahan miring itu bisa berisiko buruk jika tidak diantisipasi oleh penduduk sekitar.

Saat hujan datang, air akan mudah masuk dalam jalur retakan hingga membebani tebing.

Tanah kemudian mengalami kejenuhan hingga mudah longsor.

Narjo Minta ASN yang Akan Purna Tugas Pakai Tambahan Penghasilan Pensiun untuk Keperluan Produktif

Kering Kerontang, Warga Terpaksa Bikin Sumur di Tengah Sungai Terbesar di Brebes

Hutang Rp 1,2 Juta Tak Terbayar, Taufik Meregang Nyawa Dianiaya di Atas Bak Truk

BREAKING NEWS : Pembobolan ATM di Banyumanik, Pelaku Terekam CCTV Tarik Mesin Pakai Avanza

"Cek lingkungan sekitar kalau ada rekahan sebelum penghujan datang;" ujar Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman.

Jika mendapati tanah yang retak di lingkungannya, warga diimbau untuk segera menutupnya dengan tanah sehingga rapat kembali.

Cara ini dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor akibat hujan berintensitas tinggi.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved