David Tidak Punya Biaya Pulang ke Nigeria Setelah Bebas dari Masa Hukuman di Nusakambangan

David Uche Madu seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria terpaksa harus berada di rumah detensi imigrasi (Rudenim) Kota Semarang

David Tidak Punya Biaya Pulang ke Nigeria Setelah Bebas dari Masa Hukuman di Nusakambangan
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
David Uche Madu imigran asal Nigeria yang baru saja bebas dari hukuman di Nusakambangan. Dirinya terpaksa harus berada di Rudenim Kota Semarang karena tidak memiliki biaya kembali ke Nigeria 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - David Uche Madu seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Nigeria terpaksa harus berada di rumah detensi imigrasi (Rudenim) Kota Semarang setelah menjalani hukuman pidana perkara narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan.

Mantan narapidana kasus narkotika mengaku menjalani masa hukuman di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) selama enam tahun tujuh bulan.

Dirinya tidak bisa langsung kembali ke negaranya karena tak memiliki biaya setelah bebas dari Nusakambangan.

"Saya tidak bisa beli tiket pesawat. Tapi saya sudah menghubungi keluarga di sana katanya mau dibantu, " ujarnya saat ditemui pada kegiatan perayaan Hari Dharma Karyadhika (HDKD) 2019 di Rudenim Kota Semarang, Rabu (30/10).

David menuturkan keluarganya mengalami kesulitan ekonomi.

Hal ini menyebabkan keluarganya kesulitan untuk membantu membelikan tiket pesawat ke Nigeria seharga 1.000 USD atau setara Rp 15 juta.

"Saya memang belum bertemu dengan kedutaan besar saya. Tapi mereka bilang tiket pesawat urusan saya," tuturnya.

Dikatakannya, saat pertama berada di Indonesia, David hanya berjualan pakaian. Dirinya terjerat hukum ketika mendapat kiriman pakaian yang ternyata di dalamnya disisipi narkotika.

 Saya tidak tahu saat dapat kiriman baju di dalamnya ada narkoba. Tapi petugas tidak mau tahu dan mendapat vonis selama sembilan tahun penjara dan mendapat remisi dua tahun penjara, "jelasnya.

Selama menjalani hukuman pidana, kata dia, uang hasil berdagang pakaiannya habis.

Halaman
12
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved