Hutang Rp 1,2 Juta Tak Terbayar, Taufik Meregang Nyawa Dianiaya di Atas Bak Truk

Gara-gara hutang janji, Taufik (37) warga Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang meregang nyawa.

Hutang Rp 1,2 Juta Tak Terbayar, Taufik Meregang Nyawa Dianiaya di Atas Bak Truk
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Truk bernomor Polisi G 1348 ND yang membawa Taufik, diamankan pihak berwajib di Mapolres Pemalang, Rabu (30/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Gara-gara hutang janji, Taufik (37) warga Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang meregang nyawa.

Menurut keterangan pihak berwajib, Taufik berhutang Rp 1,2 juta dalam bentuk pasir satu truk, dan berjanji akan membayar.

Namun pasir yang ia pesan ke rekannya belum dibayar, hal itu membuat sejumlah supir mencari Taufik untuk menanyakan pembayaran pasir.

Pertemuan Taufik dan sejumlah supir itu membawa petaka, karena Taufik dianiaya di atas bak truk hingga kehilangan nyawa.

Menurut Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi, Taufik sempat dijemput menggunakan truk.

"Taufik dijemput di Tegal dan dinaikkan ke bak truk.

Sesampainya di Kecamatan Pulosari, lima orang ikut naik ke belakang truk," jelas AKP Suhadi di kantornya, Rabu (30/10/2019).

Kabupaten Pekalongan Masuk Nominator Daerah Ketepatan Alokasi Outcome Kesejahteraan

3 Anggotanya di Polres Purworejo Naik Pangkat, Ini Pesan AKBP Indra Kurniawan Mangunsong

BREAKING NEWS : Pembobolan ATM di Banyumanik, Pelaku Terekam CCTV Tarik Mesin Pakai Avanza

Dilanjutkannya, truk bernomor Polisi G 1348 ND yang membawa Taufik melanjutkan perjalanan ke arah Kecamatan Moga.

"Ditengah perjalanan Taufik sempat berudu mulut karena lima orang lainya mempertahankan hutang pengiriman pasir.

Setelah itu ia dianiaya di atas bak truk," paparnya.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved