JPU Kejati Jateng Tuntut Oknum Notaris I Nyoman Adi Rimbawan Penjara 15 Tahun

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng, Slamet menuntut oknum Notaris asal Bali, I Nyoman Adi Rimbawan penjara selama 15 tahun.

JPU Kejati Jateng Tuntut Oknum Notaris I Nyoman Adi Rimbawan Penjara 15 Tahun
Tribun Jateng/ Rahdyan Trijoko Pamungkas
Oknum Notaris asal Bali I Nyoman Adi Rimbawan yang menjadi terdakwa kasus asusila terhadap orang dekatnya tinggalkan ruang sidang usai jalani sidang tertutup beragendakan tuntutan di Pengadilan Negeri Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Jateng, Slamet menuntut oknum Notaris asal Bali, I Nyoman Adi Rimbawan penjara selama 15 tahun. 

Pun terdakwa juga harus membayar denda Rp 1,5 miliar. 

"Apabila tidak sanggup membayar maka denda diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan," ujarnya usai sidang beragendakan tuntutan di Pengadilan Negeri Semarang, Rabu (30/10/2019).

Raut muka terdakwa terlihat biasa, usai jalani sidang. 

Tidak ada ekspresi mencolok saat berjalan menuju tahanan Pengadilan Negeri Semarang.

Sebagai informasi, sidang berlangsung tertutup untuk umum.

JPU enggan membeberkan detil isi amar tuntutan tersebut.

Dia hanya menerangkan tebal amar tuntutannya 156 halaman.

"Untuk secara detailnya tanya ke Humas Kejati saja, " jelasnya.

BREAKING NEWS: Sekda Jateng Penuhi Panggilan Kejati, Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Banprov

Mantan Ketua Komisi E DPRD Jateng Diperiksa Kejati Terkait Dana Banprov 2018

4 Anggota DPRD Jawa Tengah Akan Dipanggil Kejati Jateng Soal Kasus Dugaan Korupsi Banprov

Asisten Staf Bantuan Hukum LRC-KJHAM, Lenny Ristiani merasa tidak puas atas tuntutan selama 15 tahun.

Dia berpendapat terdakwa pantas diberikan hukuman tambahan lima tahun penjara karena korban merupakan keluarganya sendiri.

"Harus dihukum 20 tahun penjara, kalau bisa seumur hidup," tuturnya saat mengawal sidang tertutup beragendakan tuntutan.

Ia berharap majelis hakim dapat memberikan putusan lebih berat dari tutntutan JPU.

Perlu diketahui, terdakwa diseret ke persidangan karena diduga melakukan perbuatan asusila pemerkosaan terhadap anak tirinya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved