Kekeringan di Banyumas Semakin Meluas, Sebanyak 76.727 Warga Andalkan Bantuan Air Bersih

Setidaknya hingga saat ini ada sebanyak 20.526 kepala keluarga (KK) atau sekira 76.727 jiwa warga Banyumas mengandalkan bantuan air bersih

Kekeringan di Banyumas Semakin Meluas, Sebanyak 76.727 Warga Andalkan Bantuan Air Bersih
Tribunjateng.com/Permata Putra Sejati
Polisi saat memberikan bantuan air bersih kepada warga Desa Tlaga, Grumbul Karangmiri RT 01/04, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas 

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Musim kemarau panjang dan kekeringan di wilayah Kabupaten Banyumas semakin meluas.

Setidaknya hingga saat ini ada sebanyak 20.526 kepala keluarga (KK) atau sekira 76.727 jiwa warga Banyumas mengandalkan bantuan air bersih.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Ariono mengatakan jika krisis air bersih sudah melanda 88 desa di 20 kecamatan.

Jumlah kecamatan di Kabupaten Banyumas sendiri ada 27, sehingga bisa dikatakan hampir sebagian besar wilayah mengalami krisis air bersih.

"Hingga 30 Oktober 2019 ini kami sudah mendistribusikan bantuan air sebanyak 2.125 tangki atau sekitar 10.623.000 liter air bersih," ujar Ariono kepada Tribunjateng.com, Rabu (30/10/2019).

Ariono mengatakan jika kekeringan tahun ini menjadi kekeringan terparah sepanjang lima tahun terkahir.

"Tahun ini paling parah, tahun lalu hanya 16 kecamatan yang terdampak krisis air bersih," imbuhnya.

Selain bantuan air bersih dari pemerintah kabupaten, warga juga mendapatkan bantuan air bersih dari Palang Merah Indonesia (PMI), dunia usaha dan komunitas.

Ariono menambahkan jika berdasarkan prakiraan BMKG, musim hujan di wilayah Kabupaten Banyumas akan datang di awal November mendatang.

"Jika berdasarkan prakiraan BMKG itu awal November. Kondisinya seperti apa juga belum tahu apakah hujan deras atau tidak," pungkasnya. (Tribunjateng/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved