Masrur Gagas Pengembangan Agroindustri, Berdampingan Bersama Manufakturing di KEK Kendal

Ketua BPS Provinsi Jawa Tengah, Sentot B Widoyono mengatakan, pada 2018 pertumbuhan perekonomian di Kendal mencapai 5,50 persen.

Masrur Gagas Pengembangan Agroindustri, Berdampingan Bersama Manufakturing di KEK Kendal
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Workshop Pendataan Industri Besar dan Sedang di Aula PT Terryham Proplas Indonesia, Rabu (30/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Industri besar dan sedang menyumbang 41,27 persen peningkatan perekonomian di Kabupaten Kendal.

Itu menjadi penyumbang terbesar setelah perdagangan.

Ketua BPS Provinsi Jawa Tengah, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, pada 2018 pertumbuhan perekonomian di Kendal mencapai 5,50 persen.

Itu juga lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi di Jawa tengah yakni 5,32 persen.

"Pertumbuhan ekonomi di Kendal didukung yang paling utama di sektor industri."

"Oleh karena itu dalam penyajian data yang kami sampaikan diperlukan data valid dari industri," ujarnya dalam Workshop Pendataan Industri Besar dan Sedang di Aula PT Terryham Proplas Indonesia, Rabu (30/10/2019).

Ia mengatakan, dalam penyajian data diperlukan kerja sama para pelaku industri dalam membuata data valid.

Nantinya setiap tiga bulan pihaknya menyajikan data indeks pertumbuhan ekonomi yang di dalamnya terdapat data sektor industri dalam level provinsi.

"Sedangkan data pertumbuhan ekonomi di tingkat kabupaten-kota kami riliskan tiap satu tahun," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal, Masrur Maskur mewacanakan akan memberikan dukungan dalam perkembangan sektor agroindustri di Kabupaten Kendal.

Menurutnya hal itu agar semua sektor perekonomian di Kendal ikut tumbuh berdampingan dengan sektor industri manufakturing yang akan didirikan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal.

"Potensi alam di Kabupaten Kendal sangat luar biasa."

"Bisa dimanfaatkan salah satunya di bidang agroindustri," pungkasnya. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved