Pemkab Batang Gelar Popda 2019, Wihaji : Ini Ajang Mencari Bibit Atlet Profesional

Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) menggelar Pekan Olahraga Daerah (POPDA) Batang 2019

Pemkab Batang Gelar Popda 2019, Wihaji : Ini Ajang Mencari Bibit Atlet Profesional
Istimewa
Pembukaaan POPDA berlangsung di Lapangan Dracik Kampus Proyonanggan Selatan, Batang, Rabu ( 30/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) menggelar Pekan Olahraga Daerah (Popda) Batang 2019.

Kegiatan tersebut digelar selama 4 hari, mulai 30 Oktober sampai 2 November 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Wahyu Budisantoso mengatakan Popda pada tahun ini cabang olahraga yang di pertandingkan ada 16 dan diikuti oleh 4.327 atlet pelajar dari SD/MI, SMP/MTs serta SMA/MA/SMK se-Kabupaten Batang dan Official.

"Popda rencananya bakal digelar selama empat hari, sedari 30 Oktober hingga 2 November mendatang," ujarnya usai pembukaaan Popda berlangsung di Lapangan Dracik Kampus Kelurahan Proyonanggan Selatan Kecamatan Batang Rabu ( 30/10/2019).

Sementara, Bupati Batang Wihaji mengatakan membangun, melahirkan dan mencetak atlet profesional tidak bisa dilakukan secara instan, namun butuh proses dan waktu yang cukup lama.

Sehingga melaluk ajang ini juga bisa memupuk para atlet dan mencari bibit untuk dibina menjadi atlet profesional

"Mencetak atlet profesional itu tidak gampang dan tidak bisa cepat, POPDA bagian dari ikhtiar kita ajang mencari bibit-bibit atlit, yang harapan jangka panjang bisa menjadi profesional," ujarnya.

Menurutnya, menjadi profesional perlu ada pembinaan sejak dini dengan latihan rutin dan disipli tidak hanya itu saja, mengikuti turnamen juga membentuk mental bertanding, dan mental juara

"Paling tidak dibutuhkan waktu 10 tahun untuk mencetak atlet profesional yang tentunya didukung dengan sarana dan prsaran," ujarnya.

Ia pun tidak memungkiri sarana prasaran olah raga di Kabupaten Batang belum bisa maksimal

"Tapi niat dan upaya kita ikhtiarkan di tahun depan mulai dibangun Gor Indoor yang nilainya mencapai Rp 19 Miliar," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved