Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sabaya Institut Undang Pejabat Ngobrol Bareng Pengusaha dan Influencer Kota Solo

Sabaya Institut menggelar acara 'ngobrol bareng Fx. Rudiatmo' di Thamrin Coffee Solo, Senin (28/10/19).

Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
ISTIMEWA
Sabaya Institut Undang Pejabat Ngobrol Bareng Pengusaha dan Influencer Kota Solo 

TRIBUNJATENG.COM- SOLO, Sabaya Institut menggelar acara 'Ngobrol Bareng Fx. Rudyatmo' di Thamrin Coffee Solo, Senin (28/10/19).

Hari Kusuma Dharmawan selaku Direktur Sabaya Institut mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menjembatani anak millenial kota Surakarta dengan pemangku kebijakan.

Meski saat acara berlangsung Walikota Solo, FX Rudyatmo berhalangan hadir, namun acara tersebut tetap sukses digelar.

Sabaya Institut berhasil mendatangkan ketua DPRD kota Surakarta dan ketua komisi III Kota Surakarta.

"Pak Rudi mendadak tidak bisa hadir, tapi Alhamdulillah, ada Mas Budi dan Mas Teguh yang bisa mendengarkan aspirasi anak millenial," ujar Hari Kusuma.

Acara tersebut terlihat sangat berkesan, lantaran dihadiri para pengusaha keren di Kota Solo dan beberapa Youtubers asal Solo yang tengah naik daun.

"Ada founder-founder coffeeshop seperti Kopi Lawe, Cold n Brew, Thamrin Coffee, Sadari Coffee dan masih banyak lagi founder coffee yang hadir,dan pengusaha UMKM lain, Ada youtuber dari solo seperti Jeremy Mario dan aldhyoesman barber," Kata Hari.

Tak hanya para pengusaha dan youtubers, acara tersebut juga dihadiri CEO beberapa komunitas kota Surakarta.

Harapan Hari, semoga 60 anak millenial yang hadir di acara tersebut membawa perubahan besar untuk kota Surakarta.

Hari menambakan, hasil Survei yang dilakukan Sabaya Institut menunjukkan anak muda menentukan keberhasilan Kota Surakarta di tahun 2020 mendatang.

"Harus ada perhatian khusus dari pemerintah kota untuk menyambut bonus demografi agar tidak menjadi pintu kehancuran melainkan menjadi pintu kesempatan karena banyaknya anak anak muda kreatif dengan contoh mereka yang hadir malam itu," ujarnya.

Lantaran hal itu, Hari Kusuma berharap Anggaran kota Surakarta tahun 2020 wajib dialokasikan untuk anak millenial agar lebih inovatif dan tepat sasaran.

Sementara itu, Budi selaku ketua DPRD Kota Surakarta mengatakan siap meneruskan usulan-usulan dari pengusaha kreatif dan komunitas yang dikumpulkan sabaya agar dapat terealisasi di tahun anggaran 2020.

Lebih lanjut ketua DPRD dan ketua komisi III DPRD Kota Surakarta mengajak Sabaya Institute untuk ikut andil dalam pembangunan pemuda di kota Surakarta dengan melakukan pendampingan kepada anak muda kreatif mulai dari permodalan, pendampingan managemen sampai evaluasi usaha.

Ketua BPC Hipmi Kota Surakarta yang hadir di acara tersebut, menegaskan siap mendampingi kebijakan pemerintah terkait pendampingan UMKM Bersama dengan Sabaya institut. ( (Woro Seto/ Tribunjateng)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved