Usai Sholat, Niat ML Mencuri Motor Muncul Setelah Melihat Kunci Masih Menempel

Lantaran mencuri sepeda motor, warga Desa Kalibening Kecamatan Karanggayam Kebumen inisial ML (43) ditangkap polisi.

Usai Sholat, Niat ML Mencuri Motor Muncul Setelah Melihat Kunci Masih Menempel
IST
Lantaran mencuri sepeda motor, warga Desa Kalibening Kecamatan Karanggayam Kebumen inisial ML (43) ditangkap polisi. 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Lantaran mencuri sepeda motor, warga Desa Kalibening Kecamatan Karanggayam Kebumen inisial ML (43) ditangkap polisi.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat konferensi pers, mengatakan tersangka diduga telah mencuri sepeda motor Honda Beat milik Anis (29) warga Kecamatan Poncowarno Kabupaten Kebumen.

Motor itu dicuri saat diparkir di halaman Masjid Bani Ahmad Kebumen pada hari Minggu (27/10).

"Tersangka dengan mudah mencuri sepeda motor milik korban.

Pada saat kejadian, kunci masih menggantung di sepeda motor," kata AKBP Rudy didampingi Kasat Reskrim AKP Edy Istanto saat konferensi pers, Rabu (30/10).

Bawaslu Pati Ajak PSK Penghuni Lokalisasi Lorong Indah Ikut Awasi Pemilu dan Pilkada

Ganjar Pranowo Tidak Puas Jatah Kuota CPNS untuk Jawa Tengah

4 Bulan Berlalu, Polisi Belum Bisa Ungkap Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Solo

Utang BPJS Kesehatan ke RSUD Dr Soewondo Kendal Capai Rp 22 Miliar, Ini Harapan Kepada Menkes Baru

Kepada polisi, tersangka telah mengakui perbuatannya melakukan pencurian itu.

Niat mencurinya muncul saat melihat kunci motor masih menempel setelah ia menunaikan salat dzuhur.

Rudy menyebut, pencurian modus seperti ini sering sekali terjadi.

Kejahatan dilakukan karena ada niat dan kesempatan.

"Kami imbau kepada masyarakat, lebih teliti lagi saat memarkir kendaraan.

Pastikan selalu dikunci stang dan menggunakan kunci ganda," imbau Kapolres.

Informasi yang berhasil diperoleh, tersangka ML tertangkap basah oleh warga saat melakukan pencurian.

Bahkan warga yang melihat aksi itu langsung meneriaki maling kepada tersangka.

Beruntung warga yang geram tidak melakukan main hakim sendiri.

Karena perbuatannya ML dijerat pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman 5 tahun penjara. (*)

Editor: muh radlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved