Yunan Sebut Belum Ada 10 Persen Pelaku UMKM di Semarang Daftar ke BPJS Ketenagakerjaan

Masih minimnya pemahaman masyarakat terutama para pelaku UMKM terkait pentingnya jaminan sosial dalam hal ini BPJS Ketenagakerjaan, bisa dilihat dari

Yunan Sebut Belum Ada 10 Persen Pelaku UMKM di Semarang Daftar ke BPJS Ketenagakerjaan
TRIBUN JATENG/DESTA LEILA KARTIKA
Para pelaku UMKM sedang antre untuk mendaftar kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (30/10/2019) di PO Hotel Semarang. 

Namun kedepannya, kami mengusulkan revisi untuk cover beasiswa tidak lagi satu anak tapi dua anak dan dari jenjang pendidikan terendah TK sampai perguruan tinggi," terangnya.

Dijelaskan, syarat bagi pelaku UMKM yang ingin mendaftar kepesertaan di BPJS Ketenagakerjaan yaitu cukup melampirkan fotocopy KTP, dan izin usaha dari Kecamatan atau Dinas Koperasi.

"Kami menargetkan dari 80 persen angkatan kerja atau pekerja sektor UMKM ini khususnya di Kota Semarang sekitar 10 persen dan itu sudah sangat luar biasa," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Owner Roro Kenes dan Ketua ICSB Semarang, Syanaz Nadya mengatakan, program BPJS Ketenagakerjaan cukup membantu para pelaku UMKM atau IKM untuk memindahkan resiko.

Selain itu, kelebihan lainnya yaitu dari segi saving.

Karena menurut Syanas, kendala yang dialami oleh para pelaku UMKM atau para pekerja disana adalah masalah saving (menabung).

"Dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan, kita dipaksa untuk menabung yang nantinya manfaat akan dirasakan oleh diri kita sendiri.

Misalnya seperti tabungan hari tua dan tabungan pensiun," jelasnya.

Syanaz menambahkan, kalau masyarakat memang ingin menjadi seorang pengusaha, bearti memiliki kewajiban untuk menjamin keselamatan pekerja dan menjamin keselamatan diri sendiri.

"Kami sedang mensosialisasikan kepada anggota ICSB terkait pentingnya mendaftar kepesertaan di BPJSTK.

Ada beberapa yang sudah mendaftar dan ada juga yang belum, kami sosialisasikan secara perlahan," imbuhnya. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved