Ini Pernyataan Resmi PLN Terkait Isu Dicabutnya Subsidi Listrik 900 VA di 2020

Isu rencana dihapuskannya bantuan subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga mampu 900 VA di tahun 2020 membuat sejumlah warga tak menyetujuinya.

Ini Pernyataan Resmi PLN Terkait Isu Dicabutnya Subsidi Listrik 900 VA di  2020
IST
PLN Distribusi Jateng dan DIY. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Isu rencana dihapuskannya bantuan subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga mampu 900 VA di tahun 2020 membuat sejumlah warga tak menyetujuinya. 

Muhammad Pramono (61) mengaku tidak setuju dengan rencana kenaikan tarif listrik pada tahun depan.

Pensiunan di sebuah dinas pemerintah Kota Semarang itu, mengaku kesulitan jika tarif listrik naik di tahun depan.

"Jelas menyulitkan dan kabar tersebut membuat kami keberatan, karena memberatkan. Dan lagi, jika kabar kenaikkan tarif listrik ini dibarengi dengan pelayanan yang baik, misal tidak sering mati lampu, mungkin akan setuju saya. Mestinya pemerintah bijak," kata warga Semarang Timur itu, Rabu (30/10).

Jjika tarif listrik jadi naik di tahun depan, lanjutnya, maka akan memicu sektor lainnya untuk ikut merambah naik.

Bahkan ia menyebutkan, jika subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga 900 VA dicabut, bagaimana dengan masyarakat yang menjalankan usaha rumahan.

"Jelas ini semakin menambah beban, khususnya bagi masyarakat yang punya usaha rumahan, yang semuanya dikerjakan di rumah.

Apabila subsidi di cabut dan kena penyesuaian tarif, jelas membuat biaya masyarakat usahaa rumahan jadi semakin naik," imbuhnya.

Sementara itu, dari pihak PLN, disampaikan oleh, Supervisior Humas dan Protokol PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah-DIY, Haris bahwa pihaknya mengaku belum ada informasi soal kenaikan tarif listrik atau dicabutnya subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga.

"Untuk PLN, sampai dengan saat ini belum ada informasi terkait isu yang menyebar itu, yakni dicabutnya subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga 900 VA di tahun depan. Pihak kami, hanya sebagai pelaksana saja," ungkapnya.

Sementara itu, disampaikan oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jateng, Jarwanto Dwi Atmanto, jika dari pemerintahan pun, belum mendapatkan kabar tersebut.

"Sama dengan halnya dari pihak PLN, kami pun juga belum ada kaitannya dengan hal tersebut di daerah kami. Berarti sama kami dan pihak PLN belum dapat kaitannya dengan hal tersebut," bebernya.

"Bahkan kami juga belum ada informasi resmi dari Kementerian ESDM ataupun PLN. Sehingga kabar yang tengah ramai mengenai dicabutnya subsidi untuk pelanggan listrik rumah tangga itu, kepastiannya belum kami terima," pungkasnya.(hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved