Pertandingan PSIS Semarang Kontra PSS Sleman Bakal Digelar di Sleman, Ini Permintaan Panpel PSIS

Pihak Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang juga telah mendapat persetujuan dari pihak keamanan setempat untuk menggelar laga tersebut

Pertandingan PSIS Semarang Kontra PSS Sleman Bakal Digelar di Sleman, Ini Permintaan Panpel PSIS
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Ketua Panpel PSIS Semarang, Danur Rispriyanto (Kanan) dan wakil ketua Panpel, Pujiyanto (Kiri) hadir dalam jumpa pers di Mess PSIS, Jalan Semeru Dalam 1 Semarang, Kamis (31/10/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pertandingan PSIS Semarang kontra PSS Sleman dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 resmi bakal digelar di Stadion Maguwoharjo Sleman, Sabtu (2/11/2019).

Pihak Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSIS Semarang juga telah mendapat persetujuan dari pihak keamanan setempat untuk menggelar laga tersebut.

"Syukur alhamdulillah akhirnya setelah melalui proses yang rumit kami bisa menemukan tempat untuk menggelar pertandingan melawan PSS Sleman pukul 15.30 WIB," kata Ketua Panpel PSIS Danur Rispriyanto dalam jumpa pers di Mess PSIS Semarang, Jalan Semeru Dalam 1, Kamis (31/10/2019) sore.

Danur mengatakan, pihaknya sempat mendapat masalah perihal ijin keamanan menggelar pertandingan di Sleman ssbagai dampak dari beberapa kejadian di beberapa daerah yang melibatkan suporter sepakbola.

"Sangat berliku karena perlu diketahui, banyak kejadian di beberapa daerah yang menurut kami luar biasa yang membuat kekhawatiran dari pihak keamanan. Yang terlahir adalah laga melawan Persebaya melawan PSS Sleman," kata Danur.

"Dan hampir saja berimbas kepada kami. Tapi syukur alhamdulillah kami bisa menggelar pertandingan melawan PSS Sleman," jelasnya.

Secara khusus, Danur mengatakan pihaknya mengucapkan terimaksih kepada pihak keamanan di Sleman yang sudah memberikan ijin melaksanakan pertandingan.

Termasuk juga kepada pihak Panpel PSS yang juga memback up tim Panpel PSIS nantinya.

Disisi lain, Danur menyebut pihaknya juga berterimakasih kepasa suporter PSS baik itu dari Slemania maupun BCS serta suporter PSIS Semarang.

"Untuk itu kami mohon dukungan, dan juga jaga ketertiban dan keamanan apapun hasilnya. Karena ini berdampak luas nantinya.

Terutama bagi PSIS yang tak memiliki homebase. Kemarin kami mencoba di Jepara dan Lamongan tidak boleh, di Sidoarjo kejauhan, di Jogja tidak boleh sampai akhirnya kami mendapat ijin di Sleman," kata Danur.

(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved