PKS Ingin Jodohkan Abdul Ghofar dan Gibran Rakabuming Raka - Pilkada Solo 2020
PKS ingin menjodohkan Abdul Ghofar dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta.
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ingin menjodohkan Abdul Ghofar dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Surakarta saat ini memang sedang mulai menjaring kader internal dan eksternal di Pilkada 2020.
Dari hasil penjaringan tersebut, muncul beberapa nama yang nantinya akan diusung sebagai bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pemilukada DPD PKS Surakarta, Sugeng Riyanto mengatakan, dari penjaringan itu nama yang muncul dan cukup kuat di internal partai adalah Abdul Ghofar, yang tak lain Ketua DPD PKS Surakarta.
Sementara dari eksternal partai muncul nama putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran dan Wakil Wali Kota Surakarta Achmad Purnomo.
Kendati muncul beberapa nama itu, jelas Sugeng, pihaknya masih akan mengomunikasikan dengan internal maupun partai politik (parpol) lain yang kemungkinan diajak berkoalisi.
Mengingat dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019, terang Sugeng, PKS hanya mendapatkan perolehan lima kursi.
"Secara komposisi PKS hanya memperoleh lima kursi. Artinya tidak bisa maju sendiri."
"Minimal sembilan kursi baru bisa maju sendiri," kata Sugeng ditemui Kompas.com di Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (1/11/2019).
Sugeng mengatakan, ketika di internal ada kecenderungan terhadap Abdul Ghofar, sosok ketua DPD PKS tersebut harus dimunculkan.
Dengan harapan diketahui internal partai maupun publik.
"Kami mencoba menyampaikan pesan bahwa PKS punya Ghofar. PKS punya mesin solid dan kader militan," terang dia.
Dia menjelaskan, tidak menutup kemungkinan PKS Surakarta memasangkan Abdul Ghofar dengan bos Markobar di Pilkada Solo 2020.
Dia menilai Gibran sebagai perwakilan sosok muda dan relatif baru di dunia politik.
Sementara Abdul Ghofar merupakan sosok dewasa.
"Dia (Abdul Ghofar) sangat memahami regulasi-regulasi dalam konteks pengelolaan kota, pengalaman di DPRD."
"Itu satu kombinasi yang saling menguatkan," ujar Sugeng.
"Kalau Gibran pasangannya sama-sama muda, nge-gas semua tidak ada yang ngerem."
"Nah, Ghofar ini bisa memainkan posisi itu," jelas Sugeng menambahkan.
Sugeng menyatakan siap berkoalisi dengan PDI Perjuangan jika jalan tersebut harus ditempuh demi menggaet Gibran.
Pasalnya, pada pemilu sebelumnya PKS juga pernah berkoalisi dengan PDI Perjuangan.
"Peluang misalnya Gibran tertutup di PDI Perjuangan kan masih ada juga yang bisa mewadahi di luar partai tersebut."
"Kemungkinan itu akan tetap kita jajaki. Artinya, berbagai kemungkinan, berbagai peluang, berbagai situasi itu kami kira semua harus disimulasikan nanti idealnya kaya apa masih dalam perjalanan," ujar dia. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PKS Ingin Pasangkan Gibran dengan Abdul Ghofar"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gibran-selvi-ananda-jan-ethes.jpg)