Yuk Datang ke Pameran Buku di Gedung Wanita Semarang, Ada 500 Penerbit

Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang menyelenggarakan pameran buku bertajuk 'Ketemu Buku' di Gedung Wanita

Yuk Datang ke Pameran Buku di Gedung Wanita Semarang, Ada 500 Penerbit
Tribunjateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Pengunjung memilih buku bacaan dalam Pameran Buku di Gedung Wanita, Jumat (1/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang menyelenggarakan pameran buku bertajuk 'Ketemu Buku' di Gedung Wanita.

Pameran buku ini baru saja dibuka oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Jumat (1/11/2019) dan akan berlangsung hingga Kamis (7/11/2019).

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Bimbong Yogatama menyebutkan, pihaknya menyediakan ribuan buku dari 500 penerbit. Tidak hanya penerbit nasional, pihaknya juga menggandeng para penerbit lokal dari Kota Semarang.

"Ini rutin kami laksanakan tiap tahun dalam rangka memperingati hari pahlawan. Sebelumnya kami juga sudah menyelenggarakan dalam rangka HUT Kota Semarang," tutur Bimbong.

Selain sebagai upaya mengajak masyarakat gemar literasi, Bimbong juga ingin para generasi muda bisa mengisi perjungan dengan membaca buku.

Tak hanya pameran buku, pihaknya juga menggelar diskusi dengan penulis idola, pentas seni kontemporer, dan berbagai perlombaan.

Dia berharap, kegiatan ini bisa menyejahterakan masyarakat Kota Semarang.

"Kami berupaya menyejahterakan masyarakat melalui penyediaan buku bacaan," imbuhnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang memperbamyak koleksi buku bacaan terbaru di perpustakaan daerah untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat Kota Semarang.

"Cari best seller di toko buku. Beli sebanyak-banyaknya, bagikan di perpus keliling. Sehingga, yang dibaca masyarakat semakin up to date," tuturnya usai membuka Pameran Buku di Gedung Wanita.

Dia juga meminta Dinas Arsip dan Perpustakaan untuk memperbanyak perpustakaan keliling agar mudah diakses masyarakat sehingga mereka semakin gemar membaca maupun menulis.

Teknologi yang semakin pesat diharapkan bisa ditangkap untuk dapat mengembangkan pelayanan perpustakaan Kota Semarang, semisal menyediakan buku digital yang dapat diakses tidak hanya di Perpustakaan Daerah Kota Semarang saja. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved