Trauma Darto korban Longsor Banjarnegara, Teriak Minta Tolong di Rumah Sakit Meski Mata Terpejam

Padahal matanya masih terpejam. Hanya sesekali ia menggerakkan tangannya yang tersambung selang infus

Trauma Darto korban Longsor Banjarnegara, Teriak Minta Tolong di Rumah Sakit Meski Mata Terpejam
Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki
Darto korban longsor terbaring lemah di rumah sakit 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Teriakan minta tolong mendadak mengagetkan seisi ruang Kenanga RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara.

Jeritan keras itu terlontar dari mulut Darto, koban selamat bencana longsor di Kelurahan Parakancanggah Banjarnegara.

Warga Desa Sokaraja Kecamatan Pagentan itu masih terbaring lemah di rumah sakit.

Padahal matanya masih terpejam. Hanya sesekali ia menggerakkan tangannya yang tersambung selang infus.

Keluarga yang menunggui Darto memang menantikan pria itu membuka mata dan berkata.

Tetapi satu kata yang terujar itu justru membuat mereka kian mencemaskan keadaannya.

Entah apakah Darto sadar mengucapkan kalimat itu.

Atau trauma mendalam yang masih menggelayuti pikirannya.

Darto korban longsor terbaring lemah di rumah sakit
Darto korban longsor terbaring lemah di rumah sakit (Tribunjateng.com/Khoirul Muzaki)

Kamto, kakak Darto semakin berkaca-kaca matanya.

Darto belum bisa diajak bicara.

Halaman
1234
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved