Turki Akan Segera Pulangkan Anggota Asing ISIS ke Negara Asal: Kami Bukanlah Hotel

Pemerintah Turki menyatakan, mereka akan memulangkan anggota asing ISIS yang ditangkap di Suriah ke negara asalnya.

Turki Akan Segera Pulangkan Anggota Asing ISIS ke Negara Asal: Kami Bukanlah Hotel
ABC NEWS / FOUR CORNERS
Wanita dan anak-anak asal Australia yang dahulu hidup di bawah kekuasaan kelompok teroris ISIS kini terlantar di kamp pengungsi al-Hawl di Suriah. 

TRIBUNJATENG.COM, ANKARA - Pemerintah Turki menyatakan, mereka akan memulangkan anggota asing ISIS yang ditangkap di Suriah ke negara asalnya.

"Kami bukanlah hotel bagi Daesh (singkatan ISIS dalam bahasa Arab)," tegas Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu kepada awak media.

Dilansir AFP Sabtu (2/11/2091), Soylu mengatakan pemerintah Turki tidak akan menahan anggota asing ISIS itu dalam jangka waktu lama.

Dia mengklaim Ankara masih akan bertanggung jawab dalam pengawasan anggota kelompok ekstremis itu, sebelum mengembalikan mereka ke negara asalnya.

Soylu menjelaskan, negara Eropa seperti Belanda dan Inggris diketahui sudah mencabut kewarganegaraan dari warga mereka yang tergabung di ISIS.

Dalam pandangannya, mungkin pencabutan kewarganegaraan adalah solusi.

"Mereka berkata 'saya mencabut kewarganegaraannya, mereka masalah kalian'," terangnya.

"Kebijakan itu sangat tidak bisa diterima dalam pandangan kami. Sangat tidak bertanggung jawab. Apa ingin kalian ingin saya lakukan dengan teroris ini?" keluhnya.

Pernyataan Soylu terjadi setelah Ankara menggelar serangan terhadap milisi Kurdi di timur laut Suriah pada 9 Oktober lalu.

Turki menyebut milisi Kurdi sebagai "teroris".

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved