Ahli Cagar Budaya Berupaya Ungkap Dugaan Temuan Candi di Proyek Pelebaran Jalan Kabupaten Semarang

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang, Tri Subekso membeberkan dugaan temuan struktur pondasi candi terbesar di Kabupaten Semarang.

Ahli Cagar Budaya Berupaya Ungkap Dugaan Temuan Candi di Proyek Pelebaran Jalan Kabupaten Semarang
Tribun Jateng/ Amanda Rizqyana
Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang melakukan proses dokumentasi 3d scanner di kawasan dugaan temuan candi, area proyek pelebaran jalan di Desa Bedono Kecamatan Jambu. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Semarang, Tri Subekso membeberkan dugaan temuan struktur pondasi candi terbesar di Kabupaten Semarang. 

Temuan tersebut segera direspon. 

Beberapa orang didatangkan untuk mendokumentasikan berkas menggunakan metode 3D scanner, fotogrametri, dan pemetaan geodetik menggunakan drone.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekcam atas temuan ini dan kami baru saja melakukan pemindaian sehingga tidak perlu dilakukan penggalian terlebih dahulu," ungkapnya belum lama ini.

Temuan bermula dari proyek pembangunan jalan Desa Bedono Jambu-Desa Lanjan Sumowono.

Saat proses penggalian proyek jalan, batuan candi terlihat.

Proyek pembangunan jalan sementara ini dihentikan.

"Lokasi candi berada tepat di tikungan jalan yang terdampak dan fokus perekaman data hanya di wilayah itu," ungkapnya.

Guru Sekolah Swasta di Brebes Makin Bingung Hadapi Kenaikan Iuran BPJS, Honor Cuma Rp 150 Ribu

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUP Kariadi Ini Sebut Banyak Pengidap TBC Enggan Minum Obat

Satpol PP Sebut JLS Salatiga Rawan Longsor - Antisipasi Bencana Musim Penghujan

Temuan Candi Diperkirakan Abad 8-10 Masehi

Tri menduga candi telah dibangun sekitar abad ke 8-10 masehi.

Halaman
12
Penulis: amanda rizqyana
Editor: Daniel Ari Purnomo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved