Breaking News:

Bawaslu Sebut Ada Tiga Desa Percontohan di Brebes, Anti Money Politics Maupun Pengawasan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Brebes membentuk desa anti money politics (politik uang--red) dan desa pengawasan.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
Komisioner Bawaslu Kabupaten Brebes memberikan paparan pembentukan desa pengawasan, beberapa waktu lalu. 

Ia menginginkan masyarakat terlibat dalam proses pemilu melalui desa pengawasan ini.

"Seperti, bagaimana masyarakat ikut aktif mengawasi proses pemilu, cara melaporkan ketika menemukan pelanggaran dan mengetahui secara detail apa itu pemilu," jelasnya.

Dibentuknya desa anti politik uang dan pengawasan, katanya, karena pihaknya menghendaki masyarakat untuk lebih mengetahui apa itu politik uang dan menanamkan embrio masyarakat sadar bahaya politik uang.

Caranya, melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat langsung, baik itu sosialisasi ataupun forum diskusi.

"Dalam program ini, kami juga ingin membentuk masyarakat yang bisa menjadi agen Bawaslu dalam pengawasan Pemilu."

"Kami harapkan, di 2024 mendatang program ini bisa menyentuh semua desa di Brebes," harapnya.

Menurutnya, dalam penetapan desa yang menjadi percontohan tersebut, pihaknya telah melakukan pamantauan dan asessment awal.

Artinya, penentuan desa untuk percontohan tidak serta merta menilai satu desa itu layak, tetapi ada prosesnya.

"Untuk menentukan satu desa ini layak menjadi percontohan, ada sembilan indikator yang menjadi acuan kami," tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, program desa anti politik uang dan pengawasan itu memang dilakukan mulai dari wilayah pinggiran.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved