Teater Kalijaga Tampilkan Musikalisasi Puisi Doa Orang Lapar Dalam Demak Expo Comunity

Teater Kalijaga tampilkan musikalisasi puisi berjudul "Doa Orang Lapar", karangan WS Rendra dalam Expo Demak Comunity, Sabtu (2/10/2019) Malam.

Teater Kalijaga Tampilkan Musikalisasi Puisi Doa Orang Lapar Dalam Demak Expo Comunity
istimewa
Demak Expo Comunity di Hutan Kota Mahesa Jenar Demak, Sabtu (2/10/2019), Malam. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Teater Kalijaga tampilkan musikalisasi puisi berjudul "Doa Orang Lapar", karangan WS Rendra dalam Expo Demak Comunity, Sabtu (2/10/2019) Malam.

Musikalisasi puisi dari SMA N 2 Demak tersebut merupakan salah satu pertunjukkan acara yang berlangsung dari pukul 15.00 WIB hingga 00.00 WIB.

Pembina Teater Kalijaga, Kartika mengatakan, Teater Kalijaga ingin menyampaikan kritik sosial melalui musikalisasi tersebut.

"Selain itu dalam kostum, kami campur dengan momen hallowen," jelasnya.

Demak Expo Comunity di Hutan Kota Mahesa Jenar Demak, Sabtu (2/10/2019), Malam.
Demak Expo Comunity di Hutan Kota Mahesa Jenar Demak, Sabtu (2/10/2019), Malam. (istimewa)

Dua Pemuda Tenggelam di Bendungan Kletak Kedungwuni saat Mencuci Motor

Kepala Sekolah Cabuli Tiga Muridnya, Modusnya Periksa Kesehatan

Polres Kebumen Musnahkan Ribuan Botol Miras Hasil Sitaan Beberapa Bulan Terakhir

Menurutnya bentuk keseraman dalam momen hallowen bisa disampaikan melalui kritik sosial, seperti halnya kelaparan yang masih melanda saudara-saudara kita.

Ia menjelaskan, seperti halnya pemerintah yang menaikkan harga pangan.

"Selain itu Teater Kalijaga yang sudah bergeliat di dunia seni sejak 1999 juga ingin menampilkan seni di kalangan umum. Selain itu Teater Kalijaga juga pernah menampilkan drama kolosal sebanyak tiga kali," jelas Kartika.

Demak Expo Comunity di Hutan Kota Mahesa Jenar Demak, Sabtu (2/10/2019), Malam.
Demak Expo Comunity di Hutan Kota Mahesa Jenar Demak, Sabtu (2/10/2019), Malam. (istimewa)

Ketua Panitia Demak Expo Comunity, Argata Shibgah Gesang Wicaksana mengatakan, acara komunitas tersebut bertujuan mengenalkan komunitas di Demak kepada kalangan umum.

Argata yang juga mahasiswa Undip Demak tersebut menjelaskan, komunitas yang meramaikan dalam expo comunity tersebut dari berbagai komunitas remaja dan orang tua.

"Seperti halnya komunitas Cyclisrikotawali pecinta sepeda, atau bagi yang suka mendaki gunung ada Pecinta Alam Demak (Pade), dan kalau suka mencukur ada Komunitas Cukur Demak (Kombat)," jelasnya.

Demak Expo Comunity di Hutan Kota Mahesa Jenar Demak, Sabtu (2/10/2019), Malam.
Demak Expo Comunity di Hutan Kota Mahesa Jenar Demak, Sabtu (2/10/2019), Malam. (istimewa)

Acara yang terkonsep dengan berbagai stan tersebut, yaitu kuliner, fotografi, dan juga komunitas Undip (Demak Youth Movement), juga menampilkan berbagai pertunjukan di panggung utama.

Lanjutnya, yaitu band lokal, tari, dance, film, dan lain sebagainya.

Acara tersebut dikunjungi oleh sekira 500 orang. (Moch Saifudin)

Penulis: Moch Saifudin
Editor: Daniel Ari Purnomo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved