Pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal Demonstrasi Tolak Kenaikan Retribusi dan Arogansi Petugas

Ratusan pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal, melakukan demonstrasi menolak kenaikan biaya retribusi, Senin (4/11/2019).

Pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal Demonstrasi Tolak Kenaikan Retribusi dan Arogansi Petugas
Tribun Jateng/Fajar Bahruddin
Ratusan pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal, melakukan demonstrasi menolak kenaikan biaya retribusi, Senin (4/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Ratusan pedagang Pasar Pagi Blok A Kota Tegal, melakukan demonstrasi menolak kenaikan biaya retribusi, Senin (4/11/2019).

Sekira 200 orang pedagang dan karyawan, memilih menutup toko dan ikut dalam aksi demonstrasi.

Koordinator aksi, Ahmad (40) mengatakan, ada empat tuntutan dalam demontrasi ini.

Antaralain, menolak kenaikan biaya retribusi dan harga sewa kios.

Kemudian, menolak aparatur sipil negara (ASN) yang bersikap arogan dan tidak mengayomi pedagang pasar.

Menolak adanya pedagang liar di lahan parkir dalam pasar maupun di sepanjang jalan depan pasar.

Terakhir, pedagang Pasar Pagi Blok A meminta jadikan fungsi dan fasilitas pasar sesuai kepentingan Blok A.

"Kami sengaja tutup. Kami minta tuntutan kami diterima. Paling tidak di poin satu, supaya harga sewa dihilangkan saja," kata Ahmad kepada Tribunjateng.com, Senin (4/11/2019).

Ahmad mengatakan, mereka akan melakukan aski dari Pasar Pagi Blok A, ke Balai Kota Tegal, dan terakhir ke kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Dinkop UKM Perdagangan) Kota Tegal.

Menurutnya, para pedagang Pasar Pagi Blok A akan meminta wali kota maupun Dinkop UKM Perdagangan Kota Tegal untuk menyetujui empat tuntutan pedagang.

"Ya kami sudah meyediakan surat hitam di atas putih. Kami ingin permintaan kami dikabulkan. Khususnya, yang poin satu," ungkapnya.

Karyawan toko baju di Pasar Pagi Blok A Kota Tegal, Abdul (33) mengatakan, demonstrasi ini merupakan aksi para pedagang Pasar Pagi Blok A menuntut keadilan.

Ia sebagai karyawan, merasa tidak senang dengan adanya ASN yang arogan.

Menurutnya, ASN tersebut secara sikap kurang sopan dan cenderung kasar.

"Yang ikut aksi hanya pedagang Pasar Pagi Blok A saja. Hari ini kami tutup dan akan menyampaikan tuntutan," jelasnya.(fba)

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved