Polisi Masih Dalami Motif Penganiayaan di Mojosongo Solo

Dirreskrimum Kombes Pol Budi Haryanto mengungkapkan, tersangka melakukan aksi itu sendirian.

Polisi Masih Dalami Motif Penganiayaan di Mojosongo Solo
Tribunjateng.com/Saiful Ma'sum
PERLIHATKAN SAJAM: Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna (seragam polisi) bersama Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kombes Pol Budi Haryanto (baju putih-kanannya) memperlihatkan sejumlah barang bukti berupa parang (senjata tajam) yang diduga digunakan para pelaku untuk mengeroyok atau menganiaya korban, Senin (4/11/2019) di depan gedung Ditreskrimum Polda Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng pria bernisial B yang diduga melakukan penganiayaan terhadapa YP warga Mojosongo Rt 04 Rw 26 Kecamatan Jebres Kota Surakarta.

Tersangka melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam berupa pedang sepanjang 50 cm di depan rumah korban Jalan Sibela Raya, Rabu (30/10/2019).

Dirreskrimum Kombes Pol Budi Haryanto mengungkapkan, B melakukan aksi itu sendirian.

Saat itu tersangka menemui korban di depan rumah dan langsung mengarahkan pedangnya korban beberapa kali.

Akibatnya, korban mengalami luka sayatan serius dengan jumlah lebih dari 7 sayatan pada kepala, telinga, punggung, dan tangan korban.

"Satu telinganya putus, beberapa jarinya juga putus dan luka sayatan lain hampir menyeluruh dari punggung ke kepala seperti pada gambar korban," terangnya, Senin (4/11/2019) di Mapolda Jateng.

Ditambahkan, polisi masih mendalami motif pelaku melakukan perbuatan itu.

"Kita masih dalami yang jelas tersangka sudah diamankan dan tentunya nanti kita tindak tegas sesuai hukum yang berlaku," lanjut Budi.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 170 KUHP dan atau pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara.

Atau pasal 2 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun. (Saiful Ma'sum)

Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved