Rusak Parah Akibat Rob, Warga Berharap Jalan di Wonokerto Kabupaten Pekalongan Segera Diperbaiki

Evi mengungkapkan untuk menghindari jalan yang rusak warga harus menyebrangi Sungai Mrican

Rusak Parah Akibat Rob, Warga Berharap Jalan di Wonokerto Kabupaten Pekalongan Segera Diperbaiki
Tribunjateng.com/Indra Dwi Purnomo
Kondisi jalan rusak di Jalan Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Warga perumahan nelayan Wonokerto Kulon, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah meminta Kabupaten Pekalongan untuk memperbaiki jalan rusak akibat imbas tanggul rob.

Jika tidak segera diperbaiki, di musim hujan jalan tak dapat digunakan karena berlumpur dan licin.

Evi (35) warga perumahan nelayan mengatakan sejak adanya pembuatan tanggul di Wonokerto jalan utama akses desa rusak parah.

Sehingga, akses warga setempat terganggu.

"Sudah satu tahun jalan belum diperbaiki. Aktivitas warga terganggu ketika pagi hari saat aktivitas sekolah dan warga berangkat kerja," kata Evi saat ditemui Tribunjateng.com, Senin, (4/11/2019).

Evi mengungkapkan untuk menghindari jalan yang rusak warga harus menyebrangi Sungai Mrican.

"Kalau menyeberangi sungai menggunakan kapal sasak, harus membayar Rp 5 ribu untuk bolak-balik," ungkapnya.

Dirinya menambahkan saat siang hari jalan terlihat bergelombang, namun apabila malam hari atau rob naik jalan menjadi licin dan berlumpur.

"Yang sangat kasihan lagi ya mas adalah anak-anak SD, saat hujan dan jalan berlumpur anak-anak harus melepas sepatunya," tambahnya.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul saat melakukan monitoring mengatakan pihaknya sudah menyampaikan kepada pemerintah mengenai gak tersebut.

Kemudian, dari Dinas PU langsung melakukan survei.

"Kerusakannya sangat parah, bahkan perkampungan ini nyaris terisolasi."

"Apabila rob dan musim hujan, warga harus memutar dan menyebrangi sungai menggunakan kapal," katanya.

Sumar menambahkan jalan yang rusak ini panjangnya sekitar 1 kilometer.

"Saya berharap, jalan rusak ini dicor, karena jalan cor akan lebih kuat dan tahan dengan air asin sehingga tidak mudah rusak," tambahnya. (Dro)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved