Tujuh Pendaftar Bersaing Dapat Rekomendasi Balon Wakil Bupati PDIP

Tujuh pendaftar bakal calon wakil bupati Grobogan, bakal bersaing ketat mendapatkan rekomendasi dari Pengurus Pusat PDI Perjuangan.

Tujuh Pendaftar Bersaing Dapat Rekomendasi Balon Wakil Bupati PDIP
tribunjateng/m nur huda
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapat penghargaan Rumah Kedelai Awards 2017, dari Pemkab Grobogan. Penyerahan anugerah dilakukan Bupati Grobogan Sri Sumarni, di sela acara pembukaan Expo Grobogan Ekonomi Kreatif, di Alun-alun Purwodadi Grobogan, Kamis (30/11/2017). 

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Tujuh pendaftar bakal calon wakil bupati Grobogan, bakal bersaing ketat mendapatkan rekomendasi dari Pengurus Pusat PDI Perjuangan. Sedangkan untuk posisi bakal calon bupati hanya ada satu pendaftar yang merupakan petahana.

"Total pendaftar saat PDI Perjuangan Grobogan membuka penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk Pilkada 2020 ada delapan pendaftar.

Salah satu di antaranya Ketua DPC PDIP Grobogan Sri Sumarni yang mendaftar sebagai bakal calon bupati," kata Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati DPC PDI Perjuangan Grobogan Agus Siswanto ketika dihubungi dari Kudus, Rabu (30/10).

Sementara, tujuh pendaftar lainnya, kata dia, untuk posisi bakal calon wakil bupati. Di antaranya, ada nama Tri Arianto dari Kradenan, Ketua DPC Partai Hanura Grobogan Setiawan Djoko Purwanto, Sekretaris DPRD Kabupaten Grobogan Pangkat Djoko Widodo, Kades Penganten Ahmad Junaidi, anggota DPRD Kabupaten Grobogan periode 2014—2019 dari Fraksi Golkar Daryanto, Direktur RSUD Purwodadi Bambang Pujiyanto serta Kapolsek Klambu Iptu Supardi.

Khusus tujuh orang yang mendaftar untuk posisi bakal calon wakil bupati, dia mengakui, belum mengetahui mana yang diperkirakan memiliki elektabilitas tinggi karena masing-masing juga belum memasang gambar atau sosialisasi. Tentunya, masyarakat juga belum bisa menilai masing-masing figur tersebut karena tahapannya belum berakhir.

Terkait posisi bakal calon wakil bupati, menjadi keputusan sepenuhnya dari pengurus parpol pusat apakah diambil dari pendaftar atau ada figur lain. Usai dilakukan verifikasi berkas para pendaftar, kemudian hasilnya dikirimkan ke DPD PDI Perjuangan Jateng untuk diteruskan ke DPP PDI Perjuangan pada dua pekan sebelumnya.

Tahapan berikutnya, akan ada uji kepatutan terhadap para pendaftar untuk mengetahui figur yang dianggap sesuai, kemudian ada survei yang akan dilakukan oleh partai terkait elektabilitas bakal calon yang hendak diusung pada Pilkada 2020.

"DPC PDI Perjuangan Grobogan nantinya juga akan dimintai pendapatnya, namun terkait dengan peta politik di daerah jelang Pilkada 2020," ujarnya.

Terkait alasan membuka pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah lebih awal, dikatakannya, karena menindaklanjuti perintah dari pengurus pusat. Di Grobogan, hanya PDI Perjuangan yang bisa mengusung calon bupati-wakil bupati secara mandiri. Partai lain harus berkoalisi lantaran perolehan kursi di DPRD yang minim. (ant/ira)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved