DPKPLH Banjarnegara Cek Pohon Rawan Masuki Penghujan

Musim penghujan melahirkan merawanan bencana alam, termasuk angin kencang yang bisa memicu pohon tumbang.

DPKPLH Banjarnegara Cek Pohon Rawan Masuki Penghujan
ISTIMEWA
Petugas DPKPLH jajal crane baru untuk pemeliharaan pohon 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA – Musim penghujan melahirkan merawanan bencana alam, termasuk angin kencang yang bisa memicu pohon tumbang. Beberapa kali insiden pohon tumbang di Kabupaten Banjarnegara bahkan sampai memakan korban jiwa.

Ini menuntut Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Kabupaten Banjarnegara melakukan pengecekan rutin pohon-pohon peneduh kota untuk memastikan keamanannya. Petugas biasa melakukan pemangkasan dahan atau ranting yang mengganggu atau membahayakan pengguna jalan.

DPKPLH pun mendapat fasilitas baru berupa crane canggih untuk mendukung kerja itu. Crane keluaran terbaru ini mampu menjangkau ketinggian 14 meter.

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyerahkan alat tersebut kepada Kepala DPKPLH, Tursiman, di halaman Pendapa Dipayuda, kemarin Senin (4/11).

Pengadaan crane terebut, menurut dia, bagian dari program peningkatan fasilitas dan infrastruktur Pemkab Banjarnegara.

Bupati mengisahkan, sejak usulan pengadaan alat tersebut, dia sering ke lapangan untuk melihat langsung kondisi alat yang lama.

“Usulan sejak awal tahun 2019, baru tealisasi 2019 di anggaran prubahan ini. Alat yang lama memang sudah tidak layak, jadi kita upayakan pengadaan alat baru tapi bagus sekalian, jangan tanggung-tanggung biar terasa manfaatnya,"katanya

Bupati Budhi Sarwono memerintahkan DPKPLH agar siap menerima aduan masyarakat yang meminta bantuan dan segera menindaklanjutinya.

Terlebih saat memasuki musim penghujan seperti saat ini, petugas harus benar benar intens memberikan pelayanan.

Kasi kebersihan DPKPLH Rakiwan mengatakan, sesuai arahan bupati, petugas langsung beraksi melayani masyarakat usai menerima alat itu.

Petugas menggunakan crane itu untuk memangkas pohon pohon yang membahayakan warga dan pengguna jalan.

“Kita juga pangkas pohon yang rawan roboh, dan ada yang dahannya menempel di atap rumah atau aliran listrik di Jalan S. Parman,”katanya

Selanjutnya secara rutin pihaknya akan memangkas pohon pohon yang rawan dan membahayakan di wilayah kota.
Pihaknya merasa puas dengan dukungan peralatan yang memadai.

“Di musim hujan ini kami tiap hari akan keliling untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved