Ingin Muktamar Dipercepat, PPP Jateng Minta Ketua Umum dari 'Darah Hijau'

"PPP Jateng mengharapkan Ketua Umum PPP nanti adalah figur 100 persen kader PPP. Asli 'berdarah hijau'," ujarnya

Ingin Muktamar Dipercepat, PPP Jateng Minta Ketua Umum dari 'Darah Hijau'
Tribun Jateng/ Daniel Ari Purnomo
Masruhan Syamsuri 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menginginkan Muktamar dipercepat. Di Muktamar nanti, akan dipilih sosok ketua umum.

Semestinya PPP baru muktamar di April 2021, namun ada suara dari internal agar Muktamar dipercepat di 2020.

Hal itu menyusul dipilihnya Plt Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas di Kabinet Indonesia Maju Joko Widodo Ma’ruf Amin.

"Mukernas akan diselenggarakan November atau Desember depan. Dalam Mukernas nanti ada pembahasan soal Muktamar. Setelah itu Muktamar bisa diajukan dan dilaksanakan awal 2020," kata Ketua DPW PPP Jateng, Masruhan Samsurie, Selasa (5/11/2019).

Aturan yang tertuang dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP tidak secara tegas menyatakan bahwa Ketua Umum PPP harus mengundurkan diri bila memangku jabatan lain.

Tentunya, PPP akan memusyawarahkan posisi Suharso lebih dahulu tersebut di internal PPP lalu mengambil keputusan, mengingat Suharso masih Plt.

Karena mempertimbangkan pergantian pucuk pimpinan PPP, Masruhan meminta ketua umun mendatang merupakan figur internal PPP.

"PPP Jateng mengharapkan Ketua Umum PPP nanti adalah figur 100 persen kader PPP. Asli 'berdarah hijau'," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, sosoknya juga harus sudah terbukti konsisten dalam memperjuangkan PPP dan suka bersilaturahmi.

Figur yang asli 'berdarah hijau' itu dinilai menjadi keharusan karena untuk menyelamatkan PPP dari ambang batas perolehan suara pada pemilu 2024 yg sangat mungkin di atas 5 persen. Kader internal partai lah yang mengetahui kondisi dan situasi partai.

"PPP dilahirkan di tengah pergolakan politik awal rezim orde baru dan menjadi simbol kekuatan politik umat Islam. Di sinilah kekuatan partai kader dimana kader- kadernya punya militansi yang tinggi," tegas anggota DPRD Jateng Komisi A itu.

Ditanya soal figur yang tepat, Masruhan belum mau menyebutkan nama.

Hanya saja, berdasarkan informasi yang dihimpun, ada sejumlah nama- nama kader PPP yang sudah unjuk gigi di pentas politik nasional.

Misalnya, Uu Ruzhanul Ulum yang merupakan Wakil Gubernur Jabar; Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi, yang juga Wakil Ketua Umum MUI Pusat dan mantan anggota DPR RI dari Dapil Jateng IX; Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani, yang juga anggota DPR RI dari Dapil Jateng X, dia juga merupakan mantan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin.(mam)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved