Mendekati Seleksi CPNS, Pemohon SKCK Mulai Memadati Polres Pekalongan Kota

Meski Polda Jateng sudah membuka layanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) melalui skck.jateng.polri.go.id, namun sejumlah Polres

TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sejumlah pemohon memadati Mapolres Pekalongan Kota untuk mendapatkan SKCK, Selasa (5/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Meski Polda Jateng sudah membuka layanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) melalui skck.jateng.polri.go.id, namun sejumlah Polres di Jateng masih dipadati puluhan pemohon SKCK, seperti di Mapolres Pekalongan Kota.

Petugas pun harus melayani puluhan warga yang mengajukan permohonan SKCK setiap harinya.

Sejumlah pemohon SKCK yang datang mengaku belum begitu paham layanan SKCK online.

"Dari pada ribet lebih baik saya datang langsung ke Polres, saya membuat SKCK untuk persyaratan mendaftar CPNS," jelas Ilham (24) warga Pekalongan Timur, Selasa (5/11/2019).

Ilham menuturkan SKCK wajib dilampirkan dalam pendaftaran CPNS.

"Setahu saya SKCK sejak awal pendaftaran harus dilampirkan, jadi ya saya menyiapkannya," ujarnya.

Inilah Daftar Harga HP Nokia Terbaru November 2019

Ketahuan Punya Wanita Idaman Lain, Pria di Blora Ini Malah Aniaya Istrinya Lalu Kabur ke Kalimantan

Gandeng UPPKB Tanjung, Operasi Zebra di Brebes Tilang 167 Kendaraan

Tak Ada Pembangunan Pasar Banjarsari Pekalongan, Pedagang : Janji Pemkot dan Dewan Cuma Omong Kosong

Diketahui, aturan yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara (BKN), SKCK bisa dilampirkan saat pendaftar melewati tahap seleksi kompetensi CPNS.

"Kalau memang boleh dilampirkan usai tahap seleksi dan ada pengajuan melalui online, saya sedikit tenang jadinya," ucapnya.

Adapun KBO Satintelkam Polres Pekalongan Kota, Ipda Maryoto, menjelaskan ada puluhan pemohon SKCK setiap hari.

"Meski pendaftaran CPNS dibuka 11 November mendatang, namun masyarakat mulai mempersiapkan diri untuk membuat SKCK," paparnya.

Ditambahkannya, animo masyarakat belum begitu signifikan dibandingkan tahun lalu.

"Setiap hari ada sekitar 30 orang, kalau tahun lalu sampai membludak.

Meski demikian beberapa sudah ada yang melakukan pengajuan sejak Oktober lalu," tambahnya. (bud)

Penulis: budi susanto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved