Permudah Pelayanan Adminduk, Disdukcapil Batang Gunakan Tanda Tangan Elektronik

Untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatam Sipil (Disdukcapil) Batang telah menggunakan Tanda Tangan

Permudah Pelayanan Adminduk, Disdukcapil Batang Gunakan Tanda Tangan Elektronik
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Warga sedang berada di Kantor Disdukcapil Batang untuk mengurus administrasi kependudukan, Selasa (5/11/2019) 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatam Sipil (Disdukcapil) Batang telah menggunakan Tanda Tangan elektronik (TTE).

Dengan adanya TTE pembuatan dokumen kependudukan lebih mudah dan cepat karena tidak membutuhkan tanda tangan dan stempel basah.

Kemudahan itu pun juga dirasakan warga yang hendak mengurus administrasi kependudukan, satu di antaranya Isnandar.

Tak butuh waktu yang lama sejak mengajukan permohonan akta kelahiran anaknya kurang dari seminggu warga Wonobodro itu pun sudah mendapatkan dokumen tersebut.

"Saya rasa ini jadi lebih mudah dan cepat, karena saya pengajuan tidak sampai seminggu akta kelahiran anak saya sudah bisa diambil," terangnya, Selasa (5/11/2019).

Kepala Disdukcapil Batang, melalui Kabid Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data, Wiyanto menjelaskan, Disdukcapil Batang sudah menggunakan sistem TTE sejak maret 2019 lalu.

Sementara ini pihaknya sudah bisa melayani pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga (KK) dengan TTE.

"Untuk KK yang sudah berTTE sudah ada sekitar 34.800 KK yang sudah kami terbitkan. Sedangkan akte kelahiran sudah sekitar 11.147 akte," jelasnya.

Dikatakannya, ke depan sembari menunggu sistem aplikasi SIAK yang terbaru, pihaknya bakal memungkinkan ada penambahan dokumen adminduk yang lain yang menggunakan TTE.

"Semoga akhir tahun nanti sudah bisa ada upgrade," ujarnya.

Menurutnya dengan TTE ini pengajuan permohonan dokumen adminduk bisa diapprove oleh kepala dinas dimana saja.

Pasalnya pelayanan adminduk sudah berbasis online sehingga meski tengah dinas ke luar kota atau di luar kantor, Kepala Dinas bisa memberikan persetujuan atas permohonan dokumen.

San setelah mendapat validasi dari pusat, maka dokumen tersebut bisa segera diterbitkan.

"Kalau setelah diapprove dan divalidasi tidak ada masalah maka dokumen bisa segera diterbitkanehingga lebih cepat dan mudah," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved